Ratusan Mahasiswa dan Siswa Ikuti Business Case & Business Plan Competition

Ratusan Mahasiswa dan Siswa Ikuti Business Case & Business Plan Competition
Istimewa



INILAH, Bandung - Lebih dari 360 mahasiswa dan 150 siswa SMA dari seluruh Indonesia berpartisipasi dalam Business Case & Business Plan Competition yang digelar oleh Ganesha Business Festival, dibawah supervisi Sekolah Bisnis & Manajemen, Institut Teknologi Bandung (SBM ITB), Maret hingga April 2021, secara daring.

Tema yang dibawakan oleh Ganesha Business Festival 2021 adalah Green Business. Hal ini dilatarbelakangi oleh perusahaan-perusahaan global mulai melirik dan mengusung konsep ramah lingkungan seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan isu lingkungan akibat proses bisnis.

Melihat adanya tren positif tersebut, Ganesha Business Festival 2021 memilih untuk mengangkat tema Green Business untuk turut serta meramaikan tren tersebut di Indonesia.


Direktur Kemahasiswaan SBM ITB, Sonny Rustiandi mengungkapkan Green business atau bisnis ramah lingkungan sendiri adalah bisnis atau entitas yang menyiapkan rencana dan mengambil tindakan untuk mengurangi dampak lingkungannya pada area yang menjadi perhatian langsung (Sustainable Green, 2013).

"Harapannya, langkah kecil yang kami lakukan dapat membawa efek domino positif berupa peningkatan kesadaran para peserta/panitia/audiens untuk menjadi pelaku bisnis ramah lingkungan di Indonesia. Bahkan ke depannya mampu menginspirasi pelaku bisnis lainnya akan kesadaran ini," kata Sonny, Rabu (21/4/2021).

Dia menjelaskan, Ganesha Business Festival ini terdiri dari beberapa rangkaian acara, yaitu Pre Event, Main Event (Competition), Exhibition, dan Awarding Night. Pre event sendiri merupakan acara dalam bentuk webinar yang diisi oleh tokoh-tokoh yang inspiratif dengan tema yang relate dengan kehidupan mahasiswa sekarang. Seperti dalam Pre Event 3, yang mengangkat tema “Followership: The Other Side of Leadership” dibawakan oleh Bapak Dedi Irawan, Chief Sales Officer of Smartfren.

"Tema webinar ini cukup berbeda dari biasanya, karena membahas tentang followership yang masih jarang diberikan perhatian oleh banyak orang. Pre Event 3 ini berhasil berjalan dengan sukses dan menarik sebanyak 120 partisipan," jelas Sonny.

Selanjutnya, Pre Event 4 pun mengangkat tema “Empowering Social and Environment Awareness Through Green Business Concepting” yang dibawakan oleh Bapak Tommy Tjiptadjaja, Chief Executive Officer dan Co-Founder dari Greenhope.co. Pre Event kali ini membahas tentang pentingnya memulai tindakan untuk mengatasi krisis lingkungan. Pada Pre Event ini, dijelaskan juga bagaimana cara terbaik membangun bisnis dengan konsep “Green Business”.

Setelah rangkaian Pre-Event selesai, akan diselenggarakan rangkaian Main Event pada tanggal 24-25 April 2021, yang meliputi Exhibition dan Awarding Session. Pada acara Exhibition, akan ada pameran bisnis yang dibuat dan dikembangkan oleh mahasiswa dan alumni SBM ITB, yang mana para pengunjung dapat berbincang langsung atau pitching kepada para exhibitors.

Acara exhibition ditutup dengan talkshow & mini games yang berhadiah menarik. Pameran ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya masuk. Lalu keesokan harinya, akan ada Awarding Session untuk para peserta Undergraduate Business Case Competition, Highschool Business Plan Competition, dan juga Bootcamp. Tak hanya itu, di Awarding Session ini akan ada performance dari Marsha Zulkarnain, Idgitaf, dan ITB Jazz. Awarding Session terbuka untuk umum dengan tiket masuk hanya sebesar Rp12.000-, saja. (Okky Adiana)