Peserta UTBK PTN Pusat ISBI Bandung 2021 Mencapai 13.463 Peserta

Peserta UTBK PTN Pusat ISBI Bandung 2021 Mencapai 13.463 Peserta
Foto: Okky Adiana



INILAH, Bandung - Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung kembali dipercaya menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Pusat Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2021 untuk ketiga kalinya.

ISBI Bandung menggandeng 5 mitra untuk penyelenggaraan ujian UTBK di antaranya SMKN 3 Bandung, SMKN 4 Bandung, SMKN 7 Bandung, SMAN 11 Bandung, dan Universitas Informatika dan Bisnis (UNIBI).

Rektor ISBI Bandung Een Herdiani mengatakan dari jumlah peserta yang mendaftar untuk ujian UTBK di PTN Pusat UTBK ISBI Bandung mengalami kenaikan yang signifikan dibandingkan tahun lalu. Tahun 2020, peserta yang mendaftar hanya 7.206 dari 32.110 kursi yang disediakan. Sedangkan untuk tahun 2021 mencapai 13.463 dari 22.540 kursi yang disediakan.


"ISBI Bandung menyiapkan 34 ruang ujian dengan total computer sebanyak 805 unit dan cadangan komputer sebanyak 84 unit," ujar Een, di ISBI Bandung, Minggu (18/4/2021).

Secara umum, menurutnya kelompok ujian sosial dan humaniora merupakan kelompok ujian yang paling diminati peserta dengan perolehan pendaftar sebanyak 7.690 dengan persentase 57,12 persen dari total peserta di PTN Pusat UTBK ISBI Bandung.

Posisi kedua ditempati oleh kelompok ujian saintek yang berhasil menggaet peserta sebanyak 5.252 atau 39,01 persen dari jumlah peserta.

"Di sisi lain, kelompok ujian campuran memiliki peminat paling rendah tahun ini dengan jumlah peserta sebanyak 521 atau hanya sebesar 3,87 persen dari total peserta," ucapnya.

Een menyebut, penyelenggaraan UTBK-SBMPTN tahun 2021 dilaksanakan masih dalam masa pandemik Covid-19 seperti halnya tahun 2020. ISBI Bandung menerapkan protokol yang cukup ketat bagi peserta dan panitia dengan mewajibkan penggunaan masker, faceshield dan sarung tangan.

"Setiap peserta juga diwajibkan mengisi dan membawa form self-assessment Covid19 yang dapat diunduh pada laman ISBI Bandung dengan alamat https://www.isbi.ac.id. Self-assessment bertujuan untuk memantau riwayat kontak peserta sebelum datang ke lokasi ujian. Self-assessment tersebut akan diobservasi oleh tim medis yang terdiri dari dokter dan perawat yang telah ditempatkan di setiap lokasi mitra ISBI Bandung," paparnya.

Dokter akan memberikan rekomendasi berupa boleh atau tidaknya peserta ikut ujian dari sisi kesehatan peserta dan resiko penyebaran Covid-19.

Prosedur yang harus dilakukan peserta ketika sampai di lokasi ujian yaitu pengecekan suhu tubuh, penggunaan handsanitizer, mencuci tangan, tidak membuka masker selama di lokasi ujian, menjaga jarak minimal 1m dengan peserta lain ketika mengantri dan diruang transit, penggunaan tisu antiseptic diruang ujian untuk atk yang disediakan, serta pengantar dilarang memasuki lokasi ujian untuk menghindari kerumunan, peserta direkomendasikan untuk diantar dan dijemput. Ambulance disediakan di lokasi ISBI Bandung jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Demi memudahkan peserta mengikuti UTBK-SBMPTN 2021, ISBI Bandung dengan gencar menginformasikan berbagai ketentuan yang harus dipatuhi oleh peserta melalui laman resmi ISBI Bandung dan berbagai media sosial ISBI Bandung lainnya seperti Instagram, Facebook, dan Twitter termasuk informasi gambar denah dan video lokasi ujian.

Peserta dipersilahkan survey lokasi secara daring dan tidak diperkenankan mendatangi lokasi ujian untuk survey lokasi secara langsung. Hingga hari keenam penyelenggaraan, tingkat kehadiran peserta di ISBI Bandung mencapai 96,66 persen. (Okky Adiana)