Ketika Umar Bin Khathab Menyedekahkan Setengah Hartanya

Ketika Umar Bin Khathab Menyedekahkan Setengah Hartanya



Sungguh sejarah telah mengabarkan kepada kita, bahwa para sahabat Rasulullah SAW adalah pribadi-pribadi mulia. Mereka seperti berlomba-lomba dalam meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT dan kepatuhan kepada Nabi yang amat mereka cintai.

Salah satu perlombaan itu adalah bagaimana mereka menginfakkan hartanya di jalan Allah. Dikisahkan, suatu ketika 30.000 pasukan muslim harus berperang dengan 200.000 pasukan Romawi pada perang Tabuk. Dari sisi jumlah, pasukan Islam tentu jauh lebih kecil. Begitu pula dari segi logistik dan persenjataan, ummat Islam juga kalah.

Saat itulah Rasulullah SAW meminta tiap muslim untuk berkontribusi. Para sahabat yang dianugrahi harta, berlomba-lomba menginfakkan hartanya untuk mendukung perjuangan. Mereka menyumbangkan harta, tenaga, bahkan jiwanya untuk kejayaan Islam.


Lalu Allah menakdirkan pasukan Islam berhasil memenangi peperangan. 200.000 pasukan kafir Persia dapat dikalahkan oleh 30.000 pasukan muslim yang ikhlas dan gagah berani.

Nah, salah satu donator itu adalah Umar bini Khathab radhiallahu anhu (RA). Dia menyumbangkan separuh hartanya.

Berapa setengah dari harta Umar? Jumlahnya saat itu disebutkan tidak kurang dari 60.000 dinar.

Menurut geraidinar.com, harga satu dinar saat ini adalah Rp1.844.973. Dengan demikian, harta Umar bin Khothob yang saat itu disumbangkan untuk perjuangan Islam adalah Rp1.844.973 x 60.000 = Rp116.098.380.000. Silakan dibaca seratus enam belas miliar Sembilan puluh delapan juta tiga ratus delapan puluh ribu rupiah. Subhanallah. Dahsyat sekali!

Buat Umar RA dan para sahabat Nabi SAW yang mulia, harta adalah sarana untuk makin mendekatkan diri kepada Allah. Harta bukan lagi beban atau tujuan. Harta adalah sarana mencapai rahmat dan ridha Allah. Itulah sebabnya, mereka sangat memahami firman Allah seperti tercantum dalam QS An Nisaa' : 95, yang artinya:

"Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak ikut berperang) yang tidak mempunyai uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk satu derajat. Kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk dengan pahala yang besar." (Mozaik.inilah.com)