Man United vs Granada, Andai Ada Keajaiban...

Man United vs Granada, Andai Ada Keajaiban...
Gelandang Manchester United Bruno Fernandes. (Net)



GRANADA butuh keajaiban untuk menyingkirkan Manchester United di perempatfinal Europa League. Mereka sudah tertinggal dua gol di pertemuan pertama lalu.

Granada giliran bertandang ke Old Trafford, Jumat (16/3) dini hari WIB. Mereka mengusung misi mustahil setelah takluk 0-2 di kandang sendiri, pekan lalu.

"Dari awal kami sadar betapa beratnya laga ini. Mereka tim yang sangat kuat dari segala sisi. Kami masih ingin berjuang meskipun sulit," ujar Pelatih Diego Martinez.


Setan Merah memang begitu dominan pada pertarungan pertama di kandang Granada lalu. Pasukan Ole Gunnar Solskjaer mencatatkan ball possesion sebesar 65 persen dibanding 35 persen milik Granada. MU membuka keunggulan lewat Marcus Rashford pada menit ke-31.

The Red Devils kemudian memastikan kemenangan dari penalti Bruno Fernandes di menit ke-90+1. Gol Fernandes di menit akhir buat MU menutup laga dengan kemenangan 2-0.

Hasil ini membuat MU hanya tak kalah lebih dari satu gol pada leg kedua untuk melaju ke semifinal.

"Kami akan mengerahkan segalanya untuk itu (comeback). Kami sadar tentang kualitas mereka dan kami hanya akan berusaha," lanjut Martinez.

Terakhir, Martinez meminta anak-asuhnya untuk melupakan tentang jauhnya perbandingan kualitas tim dengan sang lawan. Dia ingin para pemain datang ke lapangan dengan sikap yang berani.

“Jika kami berpikir terlalu banyak tentang semua yang Man United miliki untuk mereka, kami tidak akan unjuk gigi,” ungkap Martinez, mengutip dari laman resmi UEFA, Kamis (8/4/2021).

“Kami menghadapi raksasa. Sejauh ini, melakukan itu telah memotivasi kami untuk mendorong diri kami sepenuhnya, untuk bersaing sebagai sebuah tim,” tambahnya.

Sementara itu Manajer MU, Ole Gunnar Solskjaer menegaskan timnya tetap mengincar kemenangan sebagai bagian dari kampanye juara Europa League musim ini. Dia ingin MU melaju hingga laga final dengan rekor impresif.

"Kami ingin memenangkan seluruh pertandingan di sepak bola. Tim ini masih muda, tim yang masih belajar dan kami harus terus berbenah sepanjang waktu," ujarnya.

"Anda bakal kena dampaknya kalau bersikap santai. Kami tak punya pilihan selain menyerang dan mencoba cetak gol lagi di leg kedua."

Solskjaer juga tak lupa memuji dua penggawanya yang berhasil mencetak gol dini hari tadi.

"Marcus dan Bruno sudah luar biasa dan mereka sangat penting. Gol pertama itu pergerakan bagus dan Marcus, dia mampu manfaatkan umpan dengan baik. Bruno bagus saat penalti," ujarnya. (bsf)

 

 

HEAD TO HEAD

08/04/21: Granada 0-2 Man United

 

LIMA LAGA TERAKHIR MAN UNITED
11/04/21: Tottenham 1-3 Man United

08/04/21: Granada 0-2 Man United

04/04/21: Man United 2-1 Brighton

21/03/21: Leicester 3-1 Man United

18/03/21: AC Milan 0-1 Man United

 

LIMA LAGA TERAKHIR GRANADA

11/04/21: Valladolid 1-2 Granada

08/04/21: Granada 0-2 Man United

03/04/21: Granada 0-3 Villarreal

21/03/21: Valencia 2-1 Granada

18/03/21: Molde 2-1 Granada

 

PRAKIRAAN PEMAIN

Man United (4-2-3-1)

De Gea (GK) Telles, Lindelof, Tuanzebe, Wan-Bissaka (B) Matic, Fred (cdm) Pogba, Fernandes, Amad (T) Greenwood (D)

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

Granada (4-2-3-1)

Silva (GK) Diaz, Sanchez, Vallejo, Neva (B) Gonalons, Herrera (cdm) Puertas, Montoro, Kenedy (T) Soldado (D)

Pelatih: Diego Martinez