Perusak Amal Ramadan: Salat Tarawih Terburu-Buru

Perusak Amal Ramadan: Salat Tarawih Terburu-Buru
Ilustrasi/Net



BANYAK hal yang harus dihindari agar tak merusak pahala puasa. Salah satunya, salat tarawih ngebut tanpa memperhatikan adab dan syarat-syarat sah salat.

Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

"Sebaik-baik shalat adalah yang lama berdirinya." (HR. Muslim, no. 756)


Dari Abu Hurairah, beliau berkata,

"Nabi shallallahu alaihi wa sallam melarang seseorang shalat mukhtashiron." (HR. Bukhari, no. 1220 dan Muslim, no. 545).

Ibnu Hajar rahimahullah membawakan hadits di atas dalam kitab beliau Bulughul Maram, Bab "Dorongan agar khusyu dalam shalat." Sebagian ulama menafsirkan ikhtishor (mukhtashiron) dalam hadits di atas adalah shalat yang ringkas (terburu-buru), tidak ada thumaninah ketika membaca surat, ruku dan sujud. (Lihat Syarh Bulughul Maram, Syaikh Athiyah Muhammad Salim, 49:3, Asy-Syamilah)

Semoga Allah menerima setiap amalan kita di bulan Ramadhan dan dijauhkan dari kesia-siaan dalam beramal.

[Artikel Kajian Akbar di Dlingo Bantul/ Muhammad Abduh Tuasikal]