Siswa Darul Hikam Bandung Sambut Ramadan dengan Sukacita

Siswa Darul Hikam Bandung Sambut Ramadan dengan Sukacita
Istimewa



INILAH, Bandung - Ramadaan adalah bulan suci ketika umat Islam berpuasa dan mencoba melakukan thawab (amal baik yang diberikan oleh Allah). Di bulan Ramadan, diwajibkan bagi orang beriman untuk berpuasa, menahan lapar dan haus mulai dari terbit sang fajar hingga terbenamnya matahari

Seluruh umat muslim di dunia melaksanakan Ramadan, tak terkecuali SD 1 Darul Hikam. Sekolah ini menggelar Tarhib Ramadan dengan tema Tarbiyah Ramadan Mewujudkan Generasi Berahlak Berprestasi. Kegiatan ini dikhususkan untuk siswa-siswi kelas I. Pihak sekolah pun mengundang pendongeng khusus bagi anak-anak, dia adalah, Sri Wahyuni Solihah.

Sri mejelaskan, sesuai dengan tema Tarbiah Ramadan, mewujudkan generasi berahlak berprestasi, berahlak ini pasti ada contohnya. Rassalullah dan para sahabat mereka melakukan Tarbiah atau pendidikan untuk menjadi orang hebat dan berahlak melalui saum.


"Jadi memang sasaran untuk siswa kelas I SD ini lebih masuk ke cerita motivasi dan menggunakan bahasa anak serta dikemas dengan santai," kata Sri, Sabtu (10/4/2021).

Selain itu, Sri pun menambahkan tentang keseharian bagaimana anak-anak itu ketika menyambut bulan Ramadan. Apakah ketika bulan Ramadan ada yang makan terus menerus biar nanti ketika puasa itu laparnya berkurang, tidurnya dibanyakin dan lainnya.

"Akhirnya kami konsultasi dengan guru, dan diarahkan memberi nasihat oleh guru tersebut, bahwa ternyata menyambut bulan Ramadan itu harus seperti apa, dan bagaimana menyambutnya para sahabat dan rasul dengan riang gembira dan lain sebagainya. Agar justru di bulan Ramadan itu lebih siap berbuat banyak kebaikan," papar Sri.

Selain itu, Kepala SD 1 Darul Hikam Bandung Wawat Widiarty menambahkan menjelang bulan suci Ramadan, seluruh siswa SD 1 Darul Hikam Bandung menyambutnya dengan sukacita. Untuk itu, para siswa dibekali pemahaman perlunya mempersiapkan diri, hati, dan iman dalam menyambut bulan puasa.

"Dengan kesiapan diri, hati, dan iman, setiap amalan para siswa di bulan Ramadan akan bernilai ibadah di mata Allah SWT," ungkap Wawat (13/4/2021).

Wawat menjelaskan, guru-guru akan membangkitkan ghirah (semangat) siswa siswi akan datangnya bulan suci ramadan yang penuh berkah. Para siswa akan mendapatkan pembekalan ilmu tentang besarnya faedah melaksanakan ibadah khususnya di bulan Ramadan.

Semangat siswa berpuasa dan beramal saleh perlu dibangkitkan, karena bisa jadi mereka lupa keutamaan ibadah di bulan Ramadan ini. Terlebih, pihak sekolah melihat minimnya antusiasme, ghirah, dan wawasan anak-anak zaman ini tentang faedah pelaksanaan ibadah anak-anak di bulan Ramadan.

Di samping itu, Wawat menilai, pembekalan ilmu ini akan dilakukan secara kontinu sepanjang Ramadan. Guru-guru akan memaksimalkan aktivitas Ramadan para siswa dengan kegiatan yang menyenangkan dan bernilai ibadah.

"Setelah pembekalan sebelum Ramadan ini, selanjutnya diadakan kegiatan pengisian social workbook berjudul 'Aktivitas Ramadhanku' yang berisi challenges kegiatan seru yang bernilai ibadah, pengumpulan infak Ramadan, dan peringatan nuzulul quran," tutur Wawat. (Okky Adiana)