Tunjukan Delapan Pintu Pendanaan, Ridwan Kamil Minta Pemda se-Jabar Jangan Andalkan APBD Melulu

Tunjukan Delapan Pintu Pendanaan, Ridwan Kamil Minta Pemda se-Jabar Jangan Andalkan APBD Melulu
Istimewa



INILAH, Bandung- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meminta seluruh pemerintah daerah (pemda) di Provinsi Jabar jangan selalu mengadalkan sumber pendanaan  APBD dalam pembangunan. Hal tersebut dia sampaikan  di sela kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Pemerintah Daerah Provinsi Jabar Tahun 2021 di The Trans Luxury Hotel Bandung, Kota Bandung, Senin (12/4/2021).

"Saya titipkan tadi, urusan aspirasi membangun ini jangan hanya mengandalkan APBD, tadi delapan pintu sudah saya tunjukan," ujar Ridwan Kamil. 

Dia memaparkan, delapan pintu sumber pendanaan selain APBD, di antaranya APBN, CSR, dana umat maupun obligasi daerah. Kalau hanya mengandalkan APBD, menurut dia, akselerasi pembangunan tidak akan maksimal.


Dia mencontohkan salah satu pembangunan tanpa dana APBD tahun ini, yakni pembangunan fasilitas kesehatan yang bakal segera dimulai.

Menurutnya, proses dan mekanisme pembiayaan serta teknis pembiayaan seperti itu bisa diterjemahkan ke bidang lain, seperti membangun sekolah, jembatan, mengaspal jalan. 

"Kemudian, soal pariwisata, Pak Menteri menyampaikan kita fokus pada pariwisata lokal, penguatan akses, promosi, dan lain lain. Kemudian indeks- indeks kita bersepakat dengan Bappenas agar realistis tapi tetap dalam suasana yang optimis," katanya. 

Ridwan Kamil menyampaikan, pembangunan seluruh daerah di Jabar tahun 2022 masih bertemakan pemulihan ekonomi.

"Semua aspirasi sudah didengar. Tahun 2022 temanya tetap tentang pemulihan seiring dengan yang dilakukan pemerintah pusat. (Pandemi) Covid-19 ini dampaknya masih panjang, sehingga fokus pada pemulihan menjadi tema besarnya," katanya. (riantonurdiansyah)