Ramadan, 20 Ribu Kendaraan Masuk Kabupaten Bandung

Ramadan, 20 Ribu Kendaraan Masuk Kabupaten Bandung



INILAH, Bandung - Penjabat (Pj) Bupati Bandung, Dedi Taufik mengaku bakal melakukan konsolidasi internal guna mengoptimalkan proses transisi di Pemerintah Kabupaten Bandung. Hal itu akan dia laksanakan beriringan menjalankan tugasnya sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat.

Proses konsolidasi dilakukan bersama Sekretaris Daerah (Sekda) dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung. Di mana Dedi dilantik pada Jumat (10/4/2021) lalu. 

"Konsolidasi ini bagian dari perintah Gubernur agar proses transisi pemerintah bisa berjalan cepat kepada bupati dan wakil bupati terpilih,” kata dia.

Tidak hanya itu, Dedi melakukan pengecekan lalu lintas untuk jalur mudik di bulan ramadan. Pihaknya mencatat, asumsi kendaraan yang masuk ke wilayah Kabupaten Bandung, khususnya ke wilayah selatan, melalui gerbang tol Soreang bisa mencapai 20 ribu kendaraan per hari. 

“Kami segera merancang manajelemn rekayasa lalu lintas dengan Dishub Kabupaten Bandung. Hasil kajian itu, saat long week end, perhari 20 ribu kendaraan,” kata dia.

Dedi juga memastikan tugasnya sebagai kepala dinas pariwisata atau bagian dari Satgas Covid-19 tetap bisa berjalan. Sejauh ini, ia sudah memantau protokol kesehatan di sejumlah hotel dan destinasi wisata wilayah Ciwidey. 

Sejumlah titik potensial akan dikunjungi. Salah satunya adalah sektor agro tourism yang berjalan di sebuah pesantren bernama Al-Itifaq. Konsep itu merupakan percontohan karena bisa mengumpulkan komoditas sayuran dan buah dari lima desa di Kecamatan Rancabali dan menjadi bagian 60 persen penyuplai kebutuhan di wilayah metropolitas Bandung.

“Selanjutnya, pengawasan akan berjalan di wilayah utara Kabupaten Bandung. Ya intinya, fokus tugas tidak terganggu, semua harus dijalankan. Tugas sebagai Kepala Dinas Pariwisata bisa tetap berjalan, karena ada kegiatan yang beririsan,” terang dia. (riantonurdiansyah)