Puja-puji Aji Santoso untuk Skuat Persebaya Meski Disingkirkan Persib

Puja-puji Aji Santoso untuk Skuat Persebaya Meski Disingkirkan Persib
Pesepak bola Persib Bandung A. Idrus (kedua kanan) berusaha menembus pertahanan kesebelasan Persebaya Surabaya dalam laga perempat final Piala Menpora 2021, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, D.I Yogyakarta, Minggu (11/4/2021). ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/hp.



INILAH, Sleman - Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya meski kalah dari Persib Bandung. Bajul Ijo kandas dengan skor akhir 2-3 di babak delapan besar Piala Menpora 2021 yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Minggu (11/4/2021).

Menurut Aji, apresiasi itu pantas diberikan. Terlebih, timnya hampir mengejar ketertinggalan meski Persib sudah menciptakan tiga gol lebih dulu melalui Ezra Walian di menit ke-1, Wander Luiz di menit ke-6 dan Nick Kuipers di menit ke-37. 

Sayangnya, hanya dua gol yang bisa diciptakan Persebaya, masing-masing melalui Arif Satria di menit ke-62 dan Syaiffuddin di masa injury time babak kedua. Sehingga laga berakhir dengan skor 2-3 untuk kemenangan Persib. 


"Pertandingan sangat menarik selama 90 menit. Terjadi jual beli serangan terutama di babak kedua. Saya apresiasi pemain saya karena bisa mengejar jadi 3-2," ujar Aji usai pertandingan. 

Aji pun tidak menyalahkan dengan dua gol cepat yang berhasil diciptakan Persib Bandung. Sebab, para pemainnya tetap fight meski hanya bermain 10 pemain usai kipernya, Satria Tama diganjar kartu merah di perpanjangan waktu babak pertama. 

"Jujur, selama Piala Menpora, pemain saya bermain fantastis. Dengan pemain lokal, Persib dengan full tim, kami bisa mengimbangi," katanya.

Dengan hasil ini, maka Aji semakin percaya diri menatap Liga 1 2021. Menurutnya, hanya tinggal penambahan pemain asing agar Persebaya bisa semakin lebih kuat. 

"Yang pasti saya habya membutuhkan pemain asing saja. Pemain lokal, kalau saya temukan diatas rata-rata. Ini anak-anak sudah layak untuk kompetisi musim depan," tegasnya.(Muhammad Ginanjar)