Kelurahan Cijerah Siap Hadapi Lomba P2WKSS

Kelurahan Cijerah Siap Hadapi Lomba P2WKSS
istimewa



INILAH, Bandung - Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana kembali meninjau progres program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat (P2WKSS) di RT01 RW04, Kelurahan Cijerah. 

 

"Hari ini berkunjung ke lokasi ini untuk melihat progres setelah sebulan. Ada beberapa yang sudah 100 persen, ada yang masih 20 persen. Karena ini memang di akhir tahun (akan dinilai) jadi waktunya masih cukup lama," kata Yana. 


 

Dia meminta kepada dinas, instansi, dan kewilayahan yang turut andil bagian dalam program P2WKSS dapat terus mengerjakan hal yang menjadi syarat-syarat perlombaan P2WKSS.

 

"Kalau saya lihat kemajuannya berjalan baik, ya Insya Allah. Tadi saya janji juga sama pak camat, bu lurah setelah Lebaran akan ke sini lagi untuk melihat perkembangannya. Jadi peninjauan akan terus berlanjut karena dinas dan instansi terkait pun masih terus bergerak," ucapnya. 

 

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung Rita Verita mengatakan, panitia lomba P2WKSS rencananya memverifikasi pada November mendatang.

 

"Ini sudah ada progres dari masing-masing dinas. Walau pun belum semua dinas menjalankan tupoksinya masing-masing di dalam program P2WKSS ini. Ada yang sudah 50 persen, bahkan ada yang 100 persen. Nanti setelah lebaran, kami akan turun lagi dari masing-masing dinas untuk membenahi lokasi P2WKSS ini," kata Rita. 

 

Menurut dia, pelatihan dan kursus juga sudah mulai berlangsung di lokasi P2WKSS tersebut. Pesertanya para perempuan atau pun ibu-ibu, karena P2WKSS ini ditujukan untuk wanita atau perempuan.

 

"Tentunya di sini, pemberdayaan perempuannya cukup baik, makanya diadakan pelatihan dan kursus. Sehingga terjadi kemandirian perempuan. Karena tujuan P2WKSS itu untuk peningkatan peranan wanita menuju keluarga sehat," ucapnya. 

 

Lurah Cijerah Kartila Muna Elza mengaku, saat ini lokasi yang dijadikan P2WKSS di Cijerah terus berproses. Seperti pemasangan drumpori dan area kandang ayam yang sebelumnya semerawut sudah dijadikan lapangan.

 

"Kami sudah merombak kandang ayam, sekarang sudah menjadi lapang. Nanti DPKP3 akan membuat lokasi itu untuk taman multifungsi. Drumpori sudah selesai, untuk Rutilahu akan menyusul, begitu pun ODF. ODF di sini merah karena baru 34 persen. Tapi ada yang terdata untuk yang mandiri sudah ada juga di sini," kata Elza. 

 

Selain itu, kegiatan sosialisasi dan edukasi juga sudah mulai terselenggara. Mulai dari Diskar PB, DLHK, PD Kebersihan, dan akan menyusul dinas yang lainnya.

 

"Mudah-mudahan dengan pelatihan-pelatihan bagi warga di sini bisa mengubah peningkatan ekonomi bagi keluarganya. Untuk remajanya juga ada. Karena di sana ada digital marketing yang dibutuhkan saat ini untuk belajar e-commerce," ucapnya. (Yogo Triastopo)