Hadapi Persebaya di Babak 8 Besar, Ini Tanggapan Robert Alberts

Hadapi Persebaya di Babak 8 Besar, Ini Tanggapan Robert Alberts
istimewa



INILAH, Bandung - Persib Bandung dipastikan akan menghadapi Persebaya Surabaya di babak delapan besar Piala Menpora 2021. Kedua tim akan bertanding di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Minggu (11/4/2021). 

Kepastian itu terjadi karena Bajul Ijo merupakan penghuni runnerup grup C usai dikalahkan PSS Sleman 0-1. Karena itu, sebagai juara grup D, Persib akan berhadapan dengan Persebaya.

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts mengaku sudah mengetahuinya. Bahkan, pelatih asal Belanda ini turut menyaksikan pertandingan penentuan saat Persebaya dikalahkan PSS Sleman 0-1. 


"Saya menghormati Persebaya, mereka menunjukan karakter, mereka bermain dengan pemain lokal dan tentunya mereka mempunyai banyak pemain tim nasional yang dipanggil, baik itu tim U-23 atau U-19," ujar Robert di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Kamis (8/4/2021). 

Selain itu, Robert juga menilai para pemain Persebaya sanhat enerjik. Terbukti, dari beberapa pertandingan yang telah dilalui, permainan cepat diperagakan. 

"Kalian bisa lihat mereka banyak berlari, datang dengan grup kecil untuk melakukan pressing. Kami tahu bahwa Persebaya mempunyai pemain bertalenta dan selalu bekerja keras untuk itu. Jadi saya rasa mereka tim yang bagus," katanya. 

Pelatih asal Belanda ini mengaku senang lantaran hubungan Persebaya dengan Persib Bandung sangat bagus. Terutama hubungan antar dua suporternya, baik itu Bonek dan Bobotoh. 

"Setiap klub harus mempunyai hubungan yang baik, bukan hanya Persebaya dan Persib. Di sepak bola itu harus menghormati satu sama lain, menghargai juga. Jangan lupa bahwa tidak ada lawan maka tidak ada pertandingan. Jika tidak ada wasit juga tidak akan ada pertandingan. Jadi itu kenapa semua harus saling menghormati dan kami juga harus menunjukkan itu. Kami respek terhadap 18 tim dengan sama, tidak ada kebencian tapi menghormati, sama juga dengan wasit," tegasnya. (Muhammad Ginanjar)