Puskesmas Leuwiliang Lakukan Swab Test Antigen Murid SMAN 1 Leuwiliang, Ini Hasilnya...

Puskesmas Leuwiliang Lakukan Swab Test Antigen Murid SMAN 1 Leuwiliang, Ini Hasilnya...
Foto: Reza Zurifwan



INILAH, Leuwiliang - Hasil swab test antigen 4 murid SMAN 1 Leuwiliang beserta 6 orang tuanya dinyatakan negatif. Hal itu dikatakan Kepala Puskesmas Leuwiliang James GH Tambun.

"Setelah dilakukan swab test antigen, pemeriksaan 4 murid dan 6 orang tua hasilnya negatif Covid-19. Itu termasuk 2 murid yang sebelumnya dinyatakan reaktif hasil rapid test antibodi pada Selasa kemarin," kata James kepada wartawan, Kamis (8/4/2021).

Dia menerangkan, usai mendengar dari media ada seorang siswi SMAN 1 Leuwiliang terpapar wabah Covid 19 Rabu siang, kemarin sore dia pun langsung mendatangi SMAN 1 Leuwiliang.


"Saya langsung mendatangi SMAN 1 Leuwiliang untuk mengkonfirmasi, untuk siswi yang terpapar Covid-19 dan saat ini mengisolasi secara mandiri di Tasikmalaya kami minta untuk menemui Puskesmas terdekat untuk diperiksa lebih lanjut oleh Tim Satgas Penanganan Covid-19 Tasikmalaya," terangnya.

James menyebutkan, kepada pihak SMAN 1 Leuwiliang diimbau lebih baik dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 dan segera berkordinasi apabila ada guru dan murid mengalami gejala-gejala seperti orang yang terpapar wabah Covid-19.

"Jadi kalau ada guru dan murid mengalami gejala-gejala seperti orang yang terpapar wabah Covid-19 maka harus bisa dipastikan dengan diperiksa swab test antigen atau PCR," tambah James sapaan akrabnya.

Dihubungi terpisah, Wakil Kepala Bidang Humas SMAN 1 Leuwiliang Didah Nurhaida mengucapkan syukur atas hasil negatif murid besera orang tua anak didiknya yang dibuktikan dengan hasil swab test antigen.

"Alhamdulillah anak didik yang sempat kontak erat dengan siswi kami yang terpapar wabah Covid-19 beserta orang tuanya negatif. Mengenai apakah kami akan melanjutkan uji coba pembelajaran tatap muka atau tetap pembelajaran jarak jauh akan dirapatkan dahulu bersama Kepala SMAN 1 Leuwuliang dan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor," ucap Didah. (Reza Zurifwan)