Bappenas Pastikan Aspek Lingkungan Elemen Utama dalam Pembangunan IKN

Bappenas Pastikan Aspek Lingkungan Elemen Utama dalam Pembangunan IKN
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa. (antara)



INILAH, Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa memastikan aspek lingkungan menjadi elemen utama dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur.

"Pembangunan ini sangat amat memperhatikan lingkungan hidup, bahkan kita menghutankan kembali hutan yang sudah rusak," kata Suharso usai bertemu para arsitek dan perencana ibu kota negara baru di Jakarta, Senin.

Suharso mengatakan pembangunan IKN baru ini nantinya akan memperhatikan pelestarian lingkungan serta dilakukan melalui koordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.


"Semua hitungan dalam proses perencanaan dan rancangan Ibukota Negara sudah kita perhitungkan, prosesnya sudah mengikuti kaidah yang bisa diterima dan paling penting tidak melanggar undang-undang," katanya.

Terkait pembangunan Istana Negara, ia memastikan Kementerian PPN/Bappenas dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sudah menyelaraskan dengan materi Masterplan dan Urban Design IKN.

Dalam pertemuan ini, Suharso berdiskusi dengan perwakilan Ikatan Ahli Perencana Wilayah dan Kota (IAP), Ikatan Ahli Arsitek Indonesia (IAI) dan Ikatan Ahli Rancang Kota Indonesia (IARKI).

Selain itu, pertemuan untuk membahas lingkungan, budaya hingga rencana induk IKN ini juga dihadiri dengan perwakilan Ikatan Arsitek Lansekap Indonesia (IALI) dan Green Building Council Indonesia (GBCI).

Salah satu pembahasan mencakup desain Istana Negara yang masih memasuki tahap gagasan awal, sehingga prosesnya terus bergulir dan dapat diperdalam serta didiskusikan bersama para ahli di bidang arsitektur dan perencanaan.

"Saya berterima kasih sekali atas masukan dari rekan-rekan arsitek, dari IAP, IAI, IARKI, IALI, GBCI, dan masyarakat luas. Kita pikirkan, bangunan burung garuda, secara arsitektur bagaimana atau secara security-nya, kita bisa diskusikan," katanya. (antara)