Yuk, Wisata Edu Agro di Gunung Gagak Pamijahan

Yuk, Wisata Edu Agro di Gunung Gagak Pamijahan
Foto: Reza Zurifwan



INILAH, Pamijahan - Bekerja sama dengan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bhakti Kencana di Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor mengelola Wisata Edu Agro.

BUMDes Bhakti Kencana dalam kerjasama mengelola Wisata Edu Agro ini diberi kepercayaan mengelola lahan hutan zona rehabilitasi seluas 180 hektare di Blok Gunung Gagak oleh pihak TNGHS.

"Alhamdulillah, BUMDes Bhakti Kencana dipercaya mengelola lahan hutan zona rehabilitasi di Blok Gunung Gagak. Selain untuk dijadikan Wisata Edu Agro, pihaknya juga bertugas melakukan penghijauan," kata Ketua BUMDes Bhakti Kencana Herdiansyah kepada wartawan, Minggu (4/4/2021).


Pria yang akrab disapa Ayong ini menerangkan Wisata Edu Agro merupakan wisata terbatas, dimana 'pasar'nya ialah murid SD, SMP, SMA dan Mahasiswa serta keluarga maupun karyawan.

"Kami menjual paket Wisata Edu Agro ini secara terbatas karena demi menjaga habitat alamnya, wisatawan selain diajarkan cara bertani, memanen hasil pertanian juga bisa menginap di home stay milik warga Kampung Budaya Cisalada, Desa Purwabakti," sambungnya.

Dia menuturkan selain kopi Gagak, komoditi unggulan lainnya Kampung Budaya Cisalada, Desa Purwanbakti ialah buah alpukat dan Durian Cengal.

"Wisatawan selain diajar menanam pohon keras dan buah, juga diperbolehkan menanam dan memanen kopi, buah alpukat dan buah Durian Cengal. Durian tersebut terkenal enak rasanya walaupun buahnya tidak terlalu besar seperti halnya Durian Montong," tutur Herdi.

Selain wisata pertanian, di Kampung Budaya Cisalada yang memiliki udara dan air sangat bersih ini, para wisatawan juga bisa wisata olahraga sepeda gunung karena pengelola yaitu BUMDes Bhakti Kencana sudah membuat trek sepeda.

"Trek sepeda gunung ini mengelilingi Gunung Gagk dengan panjang trek sekitar 2,5 km, di Kampung Budaya Cisalada ini wisataan juga bisa belajar membuat kerajinan bambu seperti angklung, asbak, pigura foto dan lainnya," tukasnya. (Reza Zurifwan)