LPNU Siap Bekerja Sama Entaskan Kemiskinan Struktural

LPNU Siap Bekerja Sama Entaskan Kemiskinan Struktural
Foto: Doni Ramdhani



INILAH, Bandung - Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) menilai pengentasan kemiskinan di negeri ini harus dilakukan bersama-sama. Untuk itu, Ketua Umum Pengurus Besar NU (PBNU) Said Aqil Siradj menegaskan pihaknya siap berperan dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pemerataan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, kerja sama itu tak hanya dengan pemerintah. Namun, kolaborasi itu terbuka hingga lembaga keuangan untuk membuat program pengentasan kemiskinan.

 Dia menyebutkan, ada dua jenis kemiskinan yang terjadi di Indonesia yaitu kemiskinan struktural dan kultural.


"Untuk mengentaskan kemiskinan struktural itu relatif lebih berat. Karean kemiskinan kultural itu bisa didorong dengan mudah. Pemerintah harus mengupayakan pengentasan keduanya. Kendalanya afirmasi dari pemerintah masih kurang," kata Said usai pembukaan Rakornas LPNU di Bandung, Sabtu (3/4/2021) lalu.

Dia menegaskan, masyarakat harus segera mengambil setiap peluang yang ada dan difasilitasi pemerintah. Sebab, kalau tidak segera diambil maka bisa ketinggalan. LPNU diakuinya memiliki sejumlah program untuk pengentasan kemiskinan umat. 

"Orang miskin bisa bangkit jika mendapatkan bimbingan dan diangkat ekonominya. Bimbingan itu bisa dilakukan melalui lembaga atau organisasi di masyarakat.

 LPNU sedang menggodok rencana ini dengan OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Rakornas ini digelar untuk membahas hal itu," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Rakornas LPNU 2021 Asmui Masyur menyebutkan forum koordinasi itu digelar di Kampus STMIK AMIK Bandung secara tatap muka dialkukan dengan protokol kesehatan yang ketat. 

Sedangkan, Sekretaris Panitia A Syahid Moehadi mengatakan di tengah pandemi Covid-19 ini perlu prioritas dan solusi terhadap permasalahan ekonomi masyarakat. 
Menurutnya, dampak krisis di tengah Covid-19 ini tidak hanya menimpa para pengusaha, tetapi juga menimpa warga NU baik koperasi, UKM, nelayan, petani, kaum buruh. 

"Rakornas ini sebagai upaya menyinergikan semua kalangan baik pemerintah, pelaku usaha, juga internal pengurus LPNU di semua tingkatan," ujar Syahid. (dnr)