Bosnia vs Prancis, Misi Jaga Takhta

Bosnia vs Prancis, Misi Jaga Takhta
Penyerang Prancis Antoine Griezmann. (Net)



PRANCIS sama sekali tak aman di puncak klasemen Grup D Kualifikasi Piala Dunia 2022. Mereka perlu hasil sempurna kala meladeni Bosnia-Herzegovina.

Tim Ayam Jantan gagal mencatatkan start sempurna. Mereka pun bertamu ke Stadion Grbavica, Sarajevo, markas Bosnia, Kamis (30/3) dini hari IWB dengan performa yang masih naik-turun.

Prancis memimpin klasemen sementara Grup D dengan 4 poin, diikuti Finlandia (2), Ukraina (2), Bosnia (1), dan Kazakhstan (0). Tiga tim teratas sama-sama telah memainkan dua pertandingan, sedangkan dua yang terbawah masing-masing baru sekali berlaga.


"Saya pikir tak perlu terlalu melebih-lebihkan penampilan kami karena tim ini terus berproses. Kami akan meraih hasil-hasil ideal dan kritik itu akan memudar dengan sendirinya," ujar Pelatih Didier Deschamps.

Pada matchday pertama, satu gol Antoine Griezmann hanya bisa memberi Prancis hasil imbang 1-1 menjamu Ukraina. Namun, tim besutan Didier Deschamps itu mampu bangkit di laga kedua. Sang juara dunia 1998 dan 2018 mengalahkan tuan rumah Kazakhstan 2-0 lewat gol Ousmane Dembele serta bunuh diri pemain lawan.

"Performa tim belumlah mencapai titik sempurna. Tetapi saya sangat mengapresiasi kinerja para pemain yang ingin memberikan segalanya di lapangan. Mereka punya mentalitas luar biasa," lanjut Dechamps.

Sementara itu, Bosnia baru memainkan satu pertandingan di grup yang berisi lima tim ini. Pada matchday pertama, Bosnia menahan imbang tuan rumah Finlandia dengan skor 2-2. Dua gol Bosnia dicetak oleh Miralem Pjanic dan Miroslav Stevanovic.

Deschamps enggan meremehkan kekuatan lawan. Menurut dia, Bosnia punya kualitas untuk membuat banyak kejutan.

Deschamps tak asal bicara. Bosnia yang diperkuat pemain-pemain seperti Miralem Pjanic, Rade Krunic, hingga Edin Dzeko, jelas tak bisa dipandang sebelah mata. Prancis sepertinya harus berjuang cukup keras untuk merebut tiga poin di kandang Bosnia.

"Mereka punya pemain-pemain berbahaya tak hanya dari sisi kemampuan tetapi juga secara mental. Mereka selalu siap memberi kesulitan," tegasnya.

Tetapi Prancis lebih percaya diri. Dengan amunisi seperti Paul Pogba, Antoine Griezmann, Ousmane Dembele, dan Kylian Mbappe, Prancis punya kapasitas untuk mengalahkan tim mana saja.

Sementara itu Pelatih Bosnia Ivaylo Petev sama sekali tak gentar meladeni Prancis. Dia bahkan sesumbar timnya punya kekuatan seimbang dengan sang juara dunia.

"Kami pun punya pemain-pemain yang bisa mengubah keadaan di lapangan. Jadi apa yang perlu ditakuti? Kami akan menyulitkan mereka. Kami bermain di kandang sendiri dan akan tampil untuk memenanginya," lugas Petev. (bsf)

HEAD TO HEAD
12-10-2011 Prancis 1-1 Bosnia
08-09-2010 Bosnia 0-2 Prancis
17-08-2006 Bosnia 1-2 Prancis
19-08-2004 Prancis 1-1 Bosnia

LIMA LAGA TERAKHIR BOSNIA
13-11-20 Bosnia 0-2 Iran
16-11-20 Belanda 3-1 Bosnia
19-11-20 Bosnia 0-2 Italia
25-03-21 Finlandia 2-2 Bosnia
28-03-21 Bosnia 0-0 Kosta Rika

LIMA LAGA TERAKHIR PRANCIS
12-11-20 Prancis 0-2 Finlandia
15-11-20 Portugal 0-1 Prancis
18-11-20 Prancis 4-2 Swedia
25-03-21 Prancis 1-1 Ukraina
28-03-21 Kazakhstan 0-2 Prancis

PRAKIRAAN PEMAIN
Bosnia-Herzegovina (4-4-1-1): 

Ibrahim Sehic; Eldar Civic, Sinisa Sanicanin, Dennis Hadzikadunic, Darko Todorovic; Rade Krunic, Gojko Cimirot, Miralem Pjanic, Miroslav Stevanovic; Amer Gojak; Edin Dzeko.
Pelatih: Ivaylo Petev.

Prancis (4-2-3-1): 
Hugo Lloris; Lucas Hernandez, Presnel Kimpembe, Raphael Varane, Benjamin Pavard; Paul Pogba, Adrien Rabiot; Kylian Mbappe, Antoine Griezmann, Ousmane Dembele; Olivier Giroud.
Pelatih: Didier Deschamps.