Dewan Soroti Kecilnya Anggaran Rehabilitasi Rutilahu Kabupaten Bogor

Dewan Soroti Kecilnya Anggaran Rehabilitasi Rutilahu Kabupaten Bogor



INILAH, Bogor,- Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Nurodin menyoroti kecilnya anggaran Pemkab Bogor untuk rehabilitasi rumah tidak layak huni (Rutilahu). Pasalnya, dari total jumlah 80.000 an unit rutilahu, Pemkab Bogor hanya menganggarkan 2.000 unit rutilahu saja di tahun 2021.

"Saya melihat Pemkab Bogor kurang serius dalam menuntaskan target rehabilitasi Rutilahu dan kurang adil dalam mengatur anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) , sementara di sisi lain menganggarkan ratusan milyar rupiah untuk melaksanakan program Cibinong City A Beautiful," kata Nurodin kepada wartawan, Senin, (29/3/2021).

Mantan Kepala Desa Kiara Sari, Kecamatan Sukajaya ini pun meminta Bupati Bogor Ade Yasin dan jajaran mementingkan penuntasan rehabilitasi Rutilahu ketimbang proyek-proyek mercusuar.


"Doa orang miskin itu mustajab hingga jangan ragu-ragu dalam merehabilitasi rumah mereka, kalau hanya 2.000 unit Rutilahu yang direhabilitasi kami khawatir banyak rumah mereka yang keburu ambruk karena terkena angin kencang, hujan deras atau bencana alam lainnya," pintanya.

Pria yang akrab disapa Jaro Peloy ini menuturkan rehabilitasi Rutilahu juga bagian dari program atau visi misi Bupati Bogor Ade Yasin yaitu Pancakarsa dengan Bogor Maju atau Bogor Membangun.

"Program rehabilitasi Rutilahu harus tuntas di masa kepemimpinan beliau, saya yakin Bupati Ade Yasin punya komitmen untuk memajukan dan membangun Kabupaten Bogor," tutur Jaro Peloy.

Ditemui terpisah, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor Juanda Dimansyah menjelaskan selain mengandalkan APBD tingkat II, jajarannya juga berharap mendapatkan bantuan keuangan dari Pemprov Jawa Barat.

"Memang ada refocusing atau pergeseran APBD tingkat II dari sebelumnya Rp 49,8 milyar menjadi Rp 30 milyar untuk merehabilitasi Rutilahu, selain melobby Pemprov Jawa Barat dan pemerintah pusat untuk memberikan bantuan keuangan, kami juga menghimbau kepada swasta untuk ikut berswadaya merehabilitasi Rutilahu," jelas Juanda. (Reza Zurifwan)