Duh, Farshad Noor Disebut Robert Masih Kerepotan dengan Iklim Indonesia

Duh, Farshad Noor Disebut Robert Masih Kerepotan dengan Iklim Indonesia
Istimewa



INILAH, Bandung- Gelandang anyar Persib Bandung, Farshad Noor belum dipastikan bisa tampil saat melawan Persita Tangerang di laga kedua babak grup D Piala Menpora 2021. Kedua tim akan bertanding di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Senin (29/3/2021).

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts mengatakan pemain anyarnya itu masih mengalami kendala. Terutama mengenai aklimatisasi cuaca. 

"Farshad kemarin dia merasa kerepotan dengan perubahan iklim yang dirasakan ketika kami pertama melakukan sesi latihan luar ruangan di lapangan. Karena kelembapan udaranya cukup tinggi baginya saat ini," ujar Robert dalam prematch press conference secara virtual di Sleman, Yogyakarta, Minggu (28/3/2021). 


Menurutnya, kondisi yang dialami Farshad merupakan hal yang normal. Terlebih, kapten tim nasional Afghanistan itu sudah terbiasa bermain di negara yang memiliki cuaca cukup dingin. 

"Itu normal bagi setiap pemain yang datang dari negara dingin saat ini dengan banyak oksigen. Tapi kami masih akan mengujinya sekali lagi hari ini. Tapi tentunya dia masih punya kesempatan untuk bermain besok," katanya. 

Robert yakin proses adaptasi Farshad akan berjalan cukup cepat. Sebab, pemain yang dipercaya menggantikan Omid Nazari di lini tengah itu pernah bermain di negara Asia lainnya, seperti Vietnam, Malaysia hingga Singapura. 

"Jadi dia tahu keadaaannya ketika datang dan bermain di kondisi yang seperti ini. Tapi baru besok kami mengetahui bagaimana perasaannya, bagaimana reaksinya dan membuat keputusan soal partisipasinya di pertandingan hari Senin nanti," tuturnya. 

Dengan alasan ini, Robert tidak akan memberikan program latihan lebih spesifik kepada Farshad Noor. Sebab, dia masih menjalankan pertandingan ketika Liga di Indonesia dihentikan akibat pandemi Covid-19. 

"Ketika bertanya kepada pemain di luar Indonesia yang Liganya sudah mulai berjalan lebih dulu, mereka juga merasakan hal yang sama. Sulit untuk kembali ke ritme sebelumnya. Dan pakar yang berbicara dengan saya pun mereka semua menyebut bahwa minimal butuh waktu selama dua bulan untuk kembali ke level memulai latihan dengan intensitas maksimal untuk meraih kemenangan. Jadi itu yang kami lakukan, kami bersiap untuk memulai Liga dan tidak mau mengambil risiko bagi setiap pemain karena ini adalah pramusim dan bisa menggunakan semua pemain supaya untuk di Liga nanti," pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)

Foto : istimewa