Proyek ke 3 Pasar 'Rakyat Juara' Cisarua Menunggu Arahan Pemprov Jabar

Proyek ke 3 Pasar 'Rakyat Juara' Cisarua Menunggu Arahan Pemprov Jabar
Antara Foto




INILAH, Cisarua-Dokumen pelaksana anggaran (DPA) proyek lanjutan pembangunan Pasar ' Rakyat Juara' Cisarua masih dalam revisi Pemprov Jawa Barat, sambil menunggu itu Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bogor sudah memproses lelang konsultan manajemen konstruksi.

"Disdagin masih menunggu arahan Pemprov Jawa Barat terkait DPA, sambil menunggu proses tersebut kami pun melelang konsultan manajemen konstruksinya," kata Kabid Perdagangan Disdagin Kabupaten Bogor Fedri kepada wartawan, Kamis, (25/3).

Ia menerangkan setelah terbangun, maka Pasar 'Rakyat Juara' Cisarua bukan pasar tradisional umumnya karena juga akan menjadi objek wisata kuliner dan spot foto selfie.


"Pasar ' Rakyat Juara' Cisarua tahap 3 ini akan ada tambahan 373 kios, baik itu 276 kios layaknya pasar tradisional plus 96 kios foodcourtnya. Sebagai kelayakan pasar plus objek wisatanya kami pun akan membangun tempat parkir dan menata taman-taman," terangnya.

Pengurus Pengcab Formi dan PRSI Kabupaten Bogor ini menuturkan karena waktu atau target pekerjaan minimal Rp 120 hari maka secepatnya ia akan melelang proyek pembangunan Pasar 'Rakyat Juara' Cisarua.

"Target kami proyek pembangunan Pasar 'Rakyat Juara' Cisarua paling lama dilaksanakan Bulan Juli karena kami tak mau proyek ini mepet di akhir tahun 2021, yang jelas kami akan mulai membangunnya usai Hari Raya Idhul Fitri karena kasihan juga kalau pedagang berjualan sementara di tempat perdagangan sementara," tutur Fedri.

Ia menjelaskan dengan dibangunnya tahap ke 3 Pasar ' Rakyat Juara' Cisarua, maka revitalisasi Pasar Cisarua bisa dikatakan tuntas dan menghabiskan biaya total minimal Rp 41 milyar.

"Total anggaran untuk merehabilitasi Pasar Cisarua menjadi Pasar 'Rakyat Juara' Cisarua  ialah minimal Rp 41 milyar dengan lama 3 tahun, Tahun 2019 anggaran sebesar Rp 10 milyar untuk membangun Blok B, Tahun 2020 anggaran sebesar Rp 6 milyar untuk membangun Blok D dan Tahun 2021 anggaran sebesar Rp 25 milyar untuk membangun Blok A dan Blok C (foodcourt)," jelasnya. (Reza Zurifwan)