2.250 Pegawai Ritel di Kota Bogor Jalani Vaksinasi Covid-19 di BTM

2.250 Pegawai Ritel di Kota Bogor Jalani Vaksinasi Covid-19 di BTM
Foto: Rizki Mauludi



INILAH, Bogor - Pemkot Bogor melanjutkan program vaksinasi Covid-19. Kali ini, kegiatan itu fokus menyasar pegawai ritel di Kota Bogor. Vaksinasi kali ini digelar di Bogor Trade Mall (BTM), Rabu (24/3/2021).

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menuturkan, vaksinasi bagi pekerja ritel sebagai ikhtiar Pemkot Bogor agar perekonomian dapat bergerak. Pemkot Bogor terus memperluas cakupan penerima vaksin Covid-19, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di mal sesuai dengan arahan dari Presiden Joko Widodo 

"Alhamdulillah sesuai dengan intruksi dari bapak Presiden Joko Widodo yang menyatakan pelaksanaan vaksinasi bisa dilakukan di tempat-tempat yang berkaitan dengan peningkatan atau pertumbuhan ekonomi," ungkap Dedie.


Dia menambahkan, Kota Bogor salah satu kota yang melaksanakan program vaksinasi dengan akselerasi pelaksanaan vaksinasi di mall. Penerima vaksin di BTM sebanyak 750 penerima. Namun, hal ini tidak menutup kemungkinan untuk bertambah.  

"Yang pentingkan targetnya kepada mereka pegawai mal, tujuannya kan agar masyarakat tidak ragu lagi untuk mengunjungi mall. Sebab, dengan datang ke mall lagi sebagai upaya untuk meningkatkan lagi perekonomian," tambahnya.

Dedie juga mengatakan, akselerasi juga dilakukan untuk menggairahkan kembali ekonomi yang sempat menurun di sektor ritel karena pandemi Covid-19. 

"Turun sekitar 20 persen, untuk itu kami berharap vaksinasi ini bisa mendongkrak, menggairahkan pusat perbelanjaan yang kami jadikan lokasi vaksinasi," tuturnya. 

Sementara itu, General Manager BTM Herman Budi Santoso mengakui pihaknya terus mendukung program Pemkot Bogor dalam melaksanakan program akselerasi vaksinasi di kota Bogor. Dia berharap dengan kegiatan vaksinasi itu tidak hanya masyarakat yang bisa sehat, namun sekaligus menjadikan ekonomi Kota Bogor dapat bangkit kembali.

Public Relations BTM Yuyun Yuningsih menyebutkan, sebanyak 2.250 karyawan mal dan pegawai toko menjadi sasaran vaksinasi massal itu. Rencananya, vaksinasi bakal berlangsung selama tiga hari berturut-turut pada 24-26 Maret 2021. (Rizki Mauludi)