Kiat Berjualan Online bagi Pelaku UMKM

Kiat Berjualan Online bagi Pelaku UMKM
istimewa



INILAH,  Jakarta - Pandemi COVID-19 tak hanya mengubah kebiasaan belanja masyarakat di platform online, tapi juga membuka peluang untuk berwirausaha dengan memanfaatkan teknologi digital.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Siberkreasi dan Dharma Wanita Persatuan Kominfo mengadakan webinar 'Ayo Jualan Online', literasi digital yang bisa diaplikasikan pada usaha online yang sedang dijalankan.

Manajer Pemasaran Produk Google Indonesia Dora Songco menilai kesadaran digital merupakan hal yang paling penting ketika membangun bisnis secara online.


"Mereka harus memahami secara mendalam manfaat platform digital untuk meningkatkan bisnis mereka. Pahami juga karakter pelanggan online saat ini, akses apa yang mereka gunakan untuk belanja online," kata Dora, dalam keterangan pers bersama Siberkreasi, yang dikutip Jumat (19/3/2021).

Menurut dia, ada tiga tahap yang harus diperhatikan ketika pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) membuka bisnis online.

Pertama, pelaku usaha bisa mengenal dan menemukan pelanggan baru dengan perangkat-perangkat yang tersedia di platform jualan online.

Kedua, platform jualan online bisa membantu meningkatkan efektivitas kinerja pada bisnis, bukan mempersulit kinerja.

Ketiga, pelaku usaha harus mencari tahu trend terbaru, yang sedang diminati pasar, supaya bisa membantu bisnis berkembang.

Sementara itu, pendiri marketplace Ladara, Nanny Hadi Tjahjanto, berpendapat resep utama untuk memulai bisnis, baik secara online maupun offline, adalah kemauan yang kuat dan inovasi.

Ladara merupakan e-commerce yang diinisiasi para istri anggota TNI, yang bisa dimanfaatkan masyarakat umum. Pasar online ini fokus mengembangkan UMKM dan industri kecil menengah (IKM).

"Ada dua resep manjur yang bisa dipertimbangkan untuk memenangkan persaingan bisnis di era digital, yakni harus menarik perhatian dalam segi produk maupun dari hal pemasaran produk tersebut, dan membangun komunitas komunitas," kata Nanny.

Perniagaan secara online diharapkan bisa membantu UMKM di Indonesia untuk bertahan di tengah kondisi perekonomian yang terdampak pandemi COVID-19. (inilah.com)