Demi Jalan Puncak II, Ade Yasin Lobi Komisi V dan PUPR

Demi Jalan Puncak II, Ade Yasin Lobi Komisi V dan PUPR



INILAH, Sukamakmur - Berlarut-larutnya pelaksanaan pembangunan Jalan Poros Tengah Timur (PTT) atau Puncak II, Pemkab Bogor pun melobi Komisi V DPR plus Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPU-PR).

Mereka akan meninjau lokasi Jalan Puncak II, sedangkan Pemkab Bogor dan Pemkab Cianjur dengan berharap dengan kedatangan Komisi V DPR RI dan KemenPU-PR maka terjadi percepatan pembangunan Jalan Puncak II.

"Dalam peninjauan 13 anggota Komisi V DPR RI dan pejabat KemenPU-PR tidak hanya saya dan jajaran saja yang hadir tetapi juga Bupati Cianjur," kata Bupati Bogor Ade Yasin kepada wartawan, Rabu, (17/3).


Ibu dua orang anak ini menambahkan bersama Bupati Cianjur Maman Hermansyah, dirinya akan menyakinkan Komisi V DPR RI dan KemenPU-PR untuk segera membangun Jalan Puncak II.

"Bersama Bupati Cianjur kami akan menjelaskan pentingnya pembangunan Jalan Puncak II, ini bukan kepentingan dua daerah tetapi regional Jawa Barat dan juga kepentingan nasional," tambahnya.

Dihubungi terpisah, Anggota Komisi V plus badan anggaran (Banggar) DPR RI  Mulyadi menuturkan dengan meninjau langsung lokasi Jalan Puncak II, KemenPU-PR atau pemerintah pusat mengetahui kondisi di lapangan.

"Kalau teriak-teriak di Ruang Rapat di Gedung DPR RI saat Komisi V rapat dengan KemenPU-PR sudah sering saya lakukan, dengan meninjau lokasi pembangunan Jalan Puncak II mereka bisa lihat sendiri kondisi sebenarnya di lapangan," tutur Mulyadi.

Wakil rakyat yang terpilih dari daerah pemilihan (Dapil) Kabupaten Bogor ini menjelaskan ada tiga tujuan pembangunan Jalan Puncak II hingga masyarakat Kabupaten Bogor ngotot meminta pembangunan Jalan Puncak II.

"Ada tiga tujuan pembangunan Jalan Puncak II yaitu mengurai kemacetan lalu lintas di Kawasan Puncak, Kecamatan Megamendung dan Kecamatan Cisarua, mengenalkan objek wisata baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat di wilayah timur Kabupaten Bogor," jelasnya. (Reza Zurifwan)