Dedie Minta Proyek Masjid Agung Kota Bogor Dirampungkan Segera

Dedie Minta Proyek Masjid Agung Kota Bogor Dirampungkan Segera
Foto: Rizki Mauludi



INILAH, Bogor - Pemkot Bogor memastikan proyek lanjutan revitalisasi Masjid Agung bakal segera dimulai pada pertengahan tahun ini dengan anggaran Rp32 miliar. Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, proyek tersebut ditargetkan masuk tender pada awal April mendatang.

Dia mengatakan, pihaknya menargetkan pekerjaan Masjid Agung mulai ditender pada awal April mendatang, diharapkan proses tender bisa rampung kurang lebih satu bulan, sehingga akhir Mei sudah ada pemenang tender.

"Masjid Agung Bogor ini rencana lelang mulai april awal. Proses (tender) kurang lebih satu bulan. Jadi Mei ini Insya Allah kita sudah punya pemenang lelang. Anggaran yang disiapkan untuk tahap ini sebesar Rp32 miliar," ungkap Dedie ketika ditemui di Balai Kota Bogor, Selasa (16/3/2021).


Dedie menegaskan, pagu anggaran Rp32 miliar tersebut belum mencakup keseluruhan hingga selesai, namun khusus untuk pekerjaan struktur bangunan hingga struktur atap.

"Jadi bukan keseluruhan selesai di tahun ini. Selanjutnya kami masih membutuhkan anggaran sekitar Rp50 miliar lagi untuk penyelesaian, yang meliputi interior dan lainnya. Bangunan masjid itu kan harus Indah ya. Ada ornamen-ornamen lain, nanti kami lihat lagi," tambahnya.

Menurutnya, yang terpenting adalah pekerjaan masjid ini harus selesai, harus berfungsi dan indah. Kemudian bisa dimanfaatkan warga semaksimal mungkin untuk salat dan kegiatan keagamaan lain. Termasuk juga karena ini kan berhimpitan dengan kawasan pasar. Paling tidak harus bisa dijaga. baik pasar, keindahan masjid sama nanti ada Alun-Alun Kota Bogor-nya.

"Pihaknya pun menargetkan penyelesaian proyek secara keseluruhan bisa dirampungkan pada tahun anggaran 2022. Di mana sumber anggarannya berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor. Ya tahun 2022 akhir. Secara total. Kami anggarkan pada tahun itu sehingga bisa finish sampai akhir 2022. Dari APBD semua," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor Chusnul Rozaqi menuturkan pada saat pengerjaan nanti kegiatan salat berjamaah hingga kegiatan lain masih bisa dilakukan di Masjid Agung. Pihaknya bakal membuat lorong khusus agar jamaah bisa tetap aman dan nyaman masuk ke tempat salat sementara.

"Tetap bisa. Kami buatkan tempat untuk space kegiatan ibadah, jadi nanti ada lorong yang bisa untuk masuk ke dalam masjid-nya. Dibuat aman dan nyaman. Ada koridor akses masuk. Kalau jumatan misalnya, area eksisting sementara untuk salat bisa kita lebarkan lagi. Kami kurangi yang space unutuk parkirnya. Nanti ada sekatnya," tuturnya.

Chusnul menerangkan, di sisi lain ada perubahan desain sesuai rekomendasi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Sementara desain struktur di bangunan utama sudah selesai, tinggal menyisakan struktur bangunan luar. Sedangkan, untuk perubahan desain pada tahun anggaran 2022 nanti, pihaknya masih melakukan tahap penyelesaian.

"Struktur atap yang baru nanti terpisah dari strutkru uatamanya. Jadi Rp32 miliar itu sampai struktur atap kita perbaiki. Sampai tertutup. Kalau Perubahan desain untuk 2022, nanti desain interior-nya, itu masih dalam tahap penyelesaian," pungkasnya. (Rizki Mauludi)