Pengganti Omid Nazari di Persib Berasal dari Jepang

Pengganti Omid Nazari di Persib Berasal dari Jepang
dok/inilahkoran



INILAH, Bandung - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts mengaku sudah mendapatkan beberapa nama pemain asing Asia yang dipersiapkan untuk menghadapi musim 2021. 

Pelatih asal Belanda ini bahkan membocorkan nama-nama yang dipersiapkan sebagai pengganti Omid Nazari yang memutuskan hengkang dari Persib musim ini. 

"Kami punya beberapa nama, pemain tim nasional Haiti dengan paspor Jepang," kata Robert. 


Menurut kabar yang beredar di media sosial, pernyataan yang dilontarkan Robert mengarah kepada Zachary Herivaux. Dia merupakan pemain yang memiliki dwi kewarganegaraan, yakni Haiti dan Jepang. 

Pemain tersebut beroperasi sebagai gelandang. Terakhir, pemain yang diketahui merupakan sepupu petenis peringkat dua dunia, Naomi Osaka ini memperkuat klub Liga Amerika Serikat San Antonio FC pada musim 2019-2020.

Selain itu, Robert juga menyebut ada pemain asal Jepang yang bebas transfer. Artinya sudah tidak memiliki klub lantaran sudah dilepas oleh klub sebelumnya. 

"Ada juga pemain Jepang yang free transfer, ada juga pemain Jepang-Swedia yang free. Semua bisa masuk karena berpaspor Asia dan masuk (kriteria) posisi juga," bebernya. 

Namun demikian, pelatih berusia 65 tahun ini mengaku masih memantaunya. Menurutnya, perlu kesabaran lantaran Liga 1 2021 masih cukup lama untuk bisa diselenggarakan. 

"Pertama-tama, orang tidak boleh lupa bahwa perbatasan masih ditutup. Hanya dokumen spesial dan persetujuan spesial yang bisa membuat orang dari luar negeri bisa datang dan itu tidak mudah," tuturnya. 

Selain itu, KITAs atau Kartu Izin Tinggal Terbatas juga menjadi syarat utama yang harus dimiliki untuk bisa berada di Indonesia. Apalagi, pandemi Covid-19 di Indonesia masih masif. 

"Dan jika memang pemain itu bisa masuk, maka klub akan mengujinya di turnamen Piala Menpora 2021 sebelum diberi kontrak. Jika mereka sukses di turnamen maka itu menjadi seleksi yang bagus. Tapi untuk pemain seperti Ezra, yang pernah bermain di Indonesia dan juga tim nasional itu berbeda kasusnya, dia juga orang Indonesia," jelasnya. (Muhammad Ginanjar)