Tahun ini Pembangunan Dimulai, Total Kebutuhan RSUD Cogrek Capai Rp2 Triliun

Tahun ini Pembangunan Dimulai, Total Kebutuhan RSUD Cogrek Capai Rp2 Triliun
Foto: Reza Zurifwan



INILAH, Bogor - Setidaknya butuh Rp2 triliun untuk membangun RSUD Cogrek, Kecamatan Parung Bogor Utara. Tahun ini, Pemkab Bogor mendapatkan bantuan keuangan dari Pemprov Jawa Barat sebesar Rp112,6 miliar.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Achmad Zaenudin mengatakan, kebutuhan dana itu terbagi ke dalam dua pagu. Untuk fisik bangunan dibutuhkan uang sekitar Rp700 miliar. Sisanya, dana sebesar Rp1,3 triliun untuk pengadaaan alat-alat medis dan lainnya hingga RSUD Cogrek setidaknya bertipe C.

"Kalau untuk hingga operasional, RSUD Cogrek setidaknya butuh dana sebesar Rp2 triliun untuk membangun fisik tiga bangunan dan juga peralatan medisnya," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Achmad Zaenudin kepada wartawan, Minggu (14/3/2021).


Dia menambahkan, untuk pembangunan fisik itu membutuhkan waktu tiga tahun lamanya. Hal itu disesuaikan dengan kesiapan anggaran baik dari Pemkab Bogor, Pemprov Jawa Barat maupun pemerintah pusat.

"Tahun ini Kabupaten Bogor mendapatkan bantuan keuangan sebesar Rp112,6 miliar lalu di tahun 2022 kita mendapatkan lagi bantuan sekitar Rp460 miliar lalu sisa kebutuhannya di tahun berikutnya. Pemkab Bogor sudah mengajukan perihal permohonan bantuan keuangan baik dari Pemprov Jawa Barat maupun pemerintah pusat," tambahnya.

Zaen sapaan akrabnya menuturkan untuk saat ini jajarannya segera melelang pekerjaan fisiknya dan hingga kini baru melelang proyek manajemen kontruksinya dengan pagu anggaran Rp2,9 miliar.

"Kami baru melelang proyek manajemen kontruksinya lalu tahap selanjutnya baru melelang  proyek fisik berupa  pembangunan RSUD Cogrek atau Bogor Utara. Dengan segera melelang maka harapan Dinas Kesehatan tentunya proyek ini bisa selesai sebelum akhir tahun ini," tutur Zaen.

Dia melanjutkan, tahun ini Pemkab Bogor juga akan menganggarkan untuk pengadaan alat-alat medis. Selanjutnya, pihaknya akan merekrut tenaga medis atau lainnya.

"Selain insfrastruktur, peralatan medis yang bisa dikerjasamakan dengan  pihak ketiga, kami juga akan menyiapkan  tenaga medis seperti perawat, bidan, empat besar kategori dokter spesialis anak, penyakit dalam, bedah dan kebidanan. Kedepannya, RSUD Cogrek atau Bogor Utara juga kita akan kita tingkatkan tipenya dari C menjadi B," lanjutnya. (Reza Zurifwan)