Penuhi Kebutuhan Plasma Convalescent, 26 Penyintas di Tirta Pakuan Jalani Skrining

Penuhi Kebutuhan Plasma Convalescent, 26 Penyintas di Tirta Pakuan Jalani Skrining
Foto: Rizki Mauludi



INILAH, Bogor - Relawan Temanco bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, UPTD Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor dan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor mengumpulkan para mantan atau peyintas penderita Covid-19 di lingkungan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Sabtu (13/3) lalu. Mereka melakukan aksi donor darah plasma batch 3 di Gedung H Daslim Saibi.

Mantan penyintas sekaligus Inisiator Relawan Temanco, Ara Wiraswara menjelaskan, para penyintas kembali menjalani screening awal. Setelah mereka dinyatakan lolos screening awal, mereka akan dilakukan donor plasma darah.

"Kali ini sudah sudah batch ke 3, Alhamdulillah mendapatian respon positif. Batch pertama dilakukan di Balai Kota Bogor, kedua Gedung Grahapena Radar Bogor dan ke tiga di Perumda PDAM Tirta Pakuan. Sebanyak 26 penyintas mendaftarkan diri untuk menjalani screening, dan mereka akan menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu oleh petugas medis," ungkap Ara kepada wartawan.


Ara juga mengatakan, pada batch pertama, sebanyak 50 orang mendaftar donor darah plasma convalescent. Dari total tersebut, 21 orang menjalani sampel darah dan setelah dilakukan uji lab di UPTD PMI Kabupaten Bogor hanya 9 orang yang lolos menjalani donor plasma. Sedangkan, pada batch ke 2, sebanyak 40 orang mendaftarkan diri pada untuk donor darah plasma, dan 20 orang mendaftar onthe spot. 

"Batch ke 3 sebanyak 26 orang. Diantaranya ada Wali Kota Bogor Bima Arya, Direktur Perumda Tirta Pakuan Rino Indira Gusniawan, Dirum Perumda Tirta Pakuan Rivelino Rizki. Saat ini, kebutuhan donor plasma sudah sangat urgent. Karena satu pendonor ditunggu oleh 100 pasien covid dengan gejala berat. Ada 25 orang diambil sample darah, dan 18 orang berhasil donor plasma. Batch ke tiga ini ada 26 orang yang mendaftar," tuturnya.

Ia menjelaskan, donor plasma darah tak seperti donor darah pada umumnya. Donor plasma darah menggunakam alat khusus yang tidak mungkin dibawa mobile. Maka dari itu, pelaksanaan donor darah plasma di Perumda Tirta Pakuan baru sebatas creening.

"PMI yang melakukan screening, wawancara, sekaligus pengambilan sampel. Nanti kalau memang sempelnya bagus, antibodynya bagus, dia nanti akan dijadwalkan untuk diambil plasmanya," jelasnya.

Ara membeberkan, calon pendonornya nanti, yang pasti pernah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Ara menegaskan, siapapun yang pernah merasa sembuh dari Covid-19 bisa datang untuk mengajukan donor. Plasma darah dari mereka yang telah sembuh dari Covid-19 ini sangat membantu. Bisa menjadi pertolongan pertama untuk menyelamatkan mereka yang gejala berat dan kritis. 

"Pemberian plasma itu merupakan salah satu alternatif yang sangat efektif untuk sembuh. Penyintas yang lolos screening boleh melakukan donor, syaratnya kan belum pernah melahirkan, ke dua laki-laki usia 18-60, tidak ada penyakit comorbid," bebernya.

Sementara itu, Dirut Perumda Tirta Pakuan Rino Indira Gusniawan mengatakan, ia sudah tertarik donor plasma sejak ia dinyatakan negatif Covid-19 dan baru mendapatkan kesempatan hari ini menyumbangkan plasmanya. 

"Yang bisa donor ini kan orang-orang terpilih mereka para penyintas Covid-19. Kami akan sosialisasikan ke masyarakat di medsos Perumda Tirta Pakuan dan yang paling penting bersama-sama mengkampanyekan dan mengajak penyitas Covid-19 untuk mendonor," tutur Rino didampingi Dirum Tirta Pakuan Kota Bogor Rivelino Rizky.