Oded : Teknologi Boleh Dibanggakan Tetapi Berdoa Tidak Boleh Dilupakan

Oded : Teknologi Boleh Dibanggakan Tetapi Berdoa Tidak Boleh Dilupakan
istimewa



INILAH, Bandung - Wali Kota Bandung Oded M Danial meyakini, untuk memerangi Covid-19 tak cukup hanya dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kekuatan salat dan doa, menjadi salah satu senjata bersama agar Covid-19 bisa segera berakhir.

 

“Dengan salat. Kita memohon pertolongan Allah SWT agar menyelamatkan dari bahaya pandemi. Sekaligus memohon, agar Allah segera mengangkat pandemi ini dari kehidupan kita. Upaya melawan pandemi boleh kita lakukan. Teknologi boleh kita banggakan. Tetapi berdoa kepada Allah tidak boleh dilupakan,” kata Oded. 


 

Dirinya mengimbau kepada para orang tua, dan guru untuk dapat menyampaikan bahwa salat bagi umat Islam adalah senjata utama. Senjata untuk menghadapi berbagai masalah kehidupan khususnya di masa pandemi Covid-19.

 

“Hikmah itulah yang sangat penting dilakukan dalam menghadapi pandemi. Dengan patuh menerapkan protokol kesehatan agar pandemi tidak terus menyebar. Kepatuhan terhadap perintah seharusnya menjadi ciri umat Islam yang mengerjakan salat,” ucapnya. 

 

Selain itu, menurut dia. Kecerdasan intelektual, dan kecerdasan moralitas harus dibangun dalam diri anak-anak didik. Utamanya untuk menghadirkan nilai universal, kemanusiaan, dan moralitas dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Kecerdasan intelektual, dan moralitas pun harus ada dalam diri anak-anak didik kita. Sehingga ketika anak didik kita menjadi pemimpin. Mereka memiliki keseimbangan dalam kepemimpinannya,” ujar dia. 

 

Pada kesempatan yang sama, Ketua PGRI Kota Bandung Cucu Saputra berharap. Di momen peringatan Isra Miraj ini, para pendidik terus semangat merealisasikan nilai-nilai Bandung Masagi.

 

“Tingkatkan semangat pengabdian, sebagai bagian menghadirkan pesan baik termasuk untuk merealisasikan nilai-nilai program bandung Masagi,” kata Cucu.

 

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Hikmat Ginanjar juga berpesan agar para pendidik semakin meningkatkan profesionalisme untuk terus mewujudkan Kota Bandung yang unggul, nyaman, sejahtera dan agamis.

 

“Terus tingkatkan integritas, dan profesionalisme diri, agar bisa dikenang sebagai pribadi yang berjasa dalam hijrahnya anak-anak di dunia ilmu dan pengetahuan. Terlebih sebagai pelayan masyarakat di lingkungan Kota Bandung, harus terus berupaya mewujudkan visi Kota Bandung yang unggul, nyaman, sejahtera dan agamis,” kata Hikmat. (Yogo Triastopo)