Hilangkan Penat, Sambangi Tiga Spot Wisata di Kabupaten Sumedang Ini

Hilangkan Penat, Sambangi Tiga Spot Wisata di Kabupaten Sumedang Ini
istimewa



INILAH, Bandung-Selama tetap mematuhi protokol kesehatan, bertamasya bukan hal yang terlarang dilakukan di masa Pandemi Covid-19 ini. Kalian boleh kok menyambangi destinasi wisata hanya untuk sekadar menghilangkan penat. 

 

Nah, jika anda berdomisili di Provinsi Jawa Barat, tentunya memiliki beragam pilihan spot wisata keren dan layak dikunjungi. Tapi adakah yang pernah mengunjungi lokasi wisata yang berada di Kabupaten Sumedang?


 

Daerah di Jabar yang memiliki julukan Kota Tahu ini memang memiliki potensi pariwisata yang tak kalah cantik dengan wilayah lainnya. Terlebih Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat  terus mendorong wilayah ini menjadi destinasi pilihan di kawasan Bandung Raya.

 

Kali ini Inilahkoran bakal mengulas tiga spot wisata di Kabupaten Sumedang yang dapat menjadi referensi untuk anda kunjungi. Seperti berikut ini:

 

Kampung Ciherang

 

Memiliki jarak yang hanya satu jam ditempuh dari Kota Bandung, obyek wisata alam ini bisa menjadi weekend gateway terbaik. Ini adalah kawasan hutan pinus di wilayah Desa Cijambu Kecamatan Tanjungsari yang dilengkapi berbagai fasilitas bermain dan bersantai keluarga.

 

Aliran sungai Ciherang dimanfaatkan pengelola menjadi kolam renang instagramable yang mengasyikan. Dengan luas mencapai 12 hektar wahana ini juga memiliki akses yang mumpuni berupa jalan beton. Tarif masuk pun terbilang murah. Bersebelahan dengan Kampung Ciherang, berdiri juga Pesona Taman Puspa, obyek wisata alam penuh fasilitas edukasi. Segar.

 

Wisata Sejarah di Gedung Negara

 

Di masa kepemimpinan Dony Ahmad Munir dan Erwan Setiawan, gedung pemerintahan Sumedang beralih pelan-pelan menjadi fasilitas wisata publik. Salah satunya, Gedung Negara yang selama ini menjadi pendopo Bupati Sumedang.

 

Gedung Negara ini dibangun pada tahun 1850. Pada awalnya Gedung Negara ini dibangun untuk mengakomodasi kunjungan tamu-tamu dari Batavia yang datang ke Sumedang. Di belakang gedung, Dony merubuhkan tembok penghalang ke rumah warga dan membangun kolam luas berisi ikan-ikan gemuk. Dia juga menyiapkan becak air agar warga bisa bersantai mengelilingi danau. 

 

Kawasan Waduk Jatigede

 

Waduk terbesar yang masih berusia seumur jagung ini rupanya memiliki potensi wisata luar biasa. Memiliki total area hingga 610 hektar, Pemkab Sumedang tengah menata kawasan tersebut setidaknya memiliki lebih dari lima titik potensial.

 

Kita bisa memilih area wisata, seperti Puncak Darma, Panenjoan, Tegaljarong, Wisata Cisema, Puncak Permata dan banyak lagi. Ada Kampung Buricak Burinong, area anding Paralayang, kawasan Pasir Cinta yang menjadi tempat take off Paralayang, belum Situs Terapung dan Makam Terapung hingga Forest Walk. 

 

Jarak tempuh dari Jakarta bisa mencapai 4 jam, namun dari Bandara Kertajati hanya sekitar 53 menit saja. Potensi luar biasa kawasan yang tengah didorong menjadi kawasan ekonomi khusus (KEK) pariwisata ini rencananya akan dilengkapi dengan fasilitas wisata tepi danau kelas dunia, mulai dari glamping, resort hingga balon udara seperti di Turki.

 

Caption 1: Kawasan Waduk Jatigede

 

Caption 2: Kampung Ciherang 

 

Caption 3: Wisata Sejarah Gedung Negara