Inter vs Atalanta, Lawan Tangguh

Inter vs Atalanta, Lawan Tangguh
Ilustrasi/Net



SANG pemuncak klasemen Inter Milan menjamu Atalanta di Giuseppe Meazza, Selasa (8/3) dini hari WIB. "Lawan berat," ujar Antonio Conte.

Nerazzurri sedang dalam momentum terbaiknya. Mereka kini nyaman di puncak klasemen berkat enam kemenangan beruntun di pentas Serie A. Romelu Lukaku dan kawan-kawan unggul enam poin dari sang rival, AC Milan di jalur perburuan gelar.

Tapi Conte enggan jemawa. Dia selalu menyadari, situasi akan dengan mudah berbalik andai timnya kehilangan fokus. Dan laga melawan Atalanta, adalah salah satu ujian berat.


"Kami tak bisa fokus melihat hitung-hitungan angka di klasemen. Lawan berat di depan mata. Kami menghadapi tim yang sudah sangat terbiasa bertarung di level tertinggi Eropa," ujar Ancelotti.

Atalanta memang bukan lawan sembarangan. Skuat besutan Gian Piero Gasperini selalu konsisten bertengger di posisi empat besar termasuk musim ini. Apalagi, Atalanta datang ke Giuseppe Meazza dengan modal sempurna.

Atalanta selalu menang dalam empat laga terakhirnya di Serie A. Tim besutan Gian Piero Gasperini itu berturut-turut menaklukkan Cagliari 1-0, Napoli 4-2, Sampdoria 2-0, dan Crotone 5-1.

Luis Muriel mencetak empat gol dan empat assist dalam tujuh penampilan terakhirnya untuk Atalanta di semua ajang, sedangkan Robin Gosens selalu mencetak satu gol dalam tiga penampilan terakhirnya untuk Atalanta di Serie A. Inter wajib mewaspadai mereka.

"Mereka punya pelatih berpengalaman dan mereka dihuni pemain-pemain dengan kualitas untuk mengubah arah laga. Kami harus fokus di setiap menit dan detiknya," tandas Conte.

Pada pertemuan pertama di Serie A musim ini, pada pekan ke-7, Inter meraih hasil imbang 1-1 di kandang Atalanta. Inter unggul lewat gol Lautaro Martinez menit 58, dan Atalanta membalas melalui gol Aleksey Miranchuk menit 79.

Opsi Sanchez

Beruntung buat Conte lantaran pilar-pilar terbaiknya siap tempur. Dia juga makin punya banyak pilihan di sektor depan setelah Alexis Sanchez tampil memukau saat menghadapi Parma, tengah pekan lalu.

Sanchez seperti kembali menemukan sentuhannya di musim ini. Dia menyumbang dua gol kemenangan atas Parma. Gelandang asal Chile itu mengakui, ia seperti singa yang baru lepas dari kandang.

"Saya seperti singa yang dikandangi dan semakin sering saya bermain, saya semakin lebih baik," kata Sanchez seperti dilansir Football Italia.

Karier Sanchez di Inter Milan sempat tenggelam lantaran faktor cedera. Padahal, ia berharap bangkit setelah periode sulit di Manchester United (MU).

Akan tetapi, Sanchez perlahan bisa bangkit. Di bawah asuhan Antonio Conte, ia ditandemkan dengan Lautaro Martinez dan Romelu Lukaku di lini depan.

Kepercayaan dari Conte itulah yang diakui Sanchez membuatnya bangkit. "Saya pemain dengan banyak pengalaman. Pelatih memercayai saya dan saya senang," ujarnya.

Sejauh ini, Sanchez telah tampil 26 kali dan mencetak lima gol bagi Inter Milan. Namun torehan itu baginya ternyata belum cukup.

"Kita semua membuat pengorbanan, bekerja keras, menonton video, belajar dan berlatih serta mengetahui sesuatu yang baru setiap hari," kata Sanchez mengakhiri.