Chelsea vs Everton, Perang di Zona Big Four

Chelsea vs Everton, Perang di Zona Big Four
https://static.standard.co.uk/2021/02/22/10/PL27ChelseaEverton2021.jpg?width=1500&auto=webp&quality=75&crop=1500:1000,smart



DUEL Chelsea kontra Everton di Stamford Bridge, Selasa (9/3) dini hari WIB, akan sangat menentukan peta persaingan empat besar di akhir musim nanti.

Thomas Tuchel begitu percaya diri. Dia benar-benar tak sabar melakoni laga kontra Everton yang menurutnya begitu krusial.

"Kita bicara target dan inilah yang paling ditunggu-tunggu karena akan menghadapi salah satu pesaing dengan kualitas dan pelatih yang sangat baik," katanya.


Chelsea yang kini menghuni posisi keempat atau slot terakhir menuju Liga Champions musim depan, akan meladeni Everton yang kebetulan menguntit di peringkat kelima. Kedua tim hanya dipisahkan jarak satu poin saja.

Jelas, kemenangan menjadi harga mati. Siapapun yang kalah akan tercecer dalam persaingan. "Para pemain sudah menyadarinya, betapa penting laga ini. Mereka sangat ingin mengeluarkan segalanya," lanjut Tuchel.

Chelsea sedang on fire. Di bawah asuhan Tuchel yang menggantikan Frank Lampard, mereka tak terkalahkan dalam 10 laga berturut-turut. Chelsea menang tujuh kali (M7 S3 K0), mencetak total 11 gol dan baru kebobolan dua gol.

Terakhir, Tuchel membawa Chelsea menang tipis 1-0 di markas juara bertahan Liverpool. Gol tunggal penentu kemenangan The Blues dalam laga di Anfield itu dicetak oleh Mason Mount pada menit 42.

Tapi sekali lagi, Tuchel enggan jemawa. Dia begitu menaruh respek tinggi kepada skuat Everton yang diasuh pelatih berpengalaman, Carlo Ancelotti.

"Mereka punya skuad yang sangat tangguh, duel fisik tinggi, striker-striker kuat, dan pemain no. 10 berbahaya dalam diri James. Carlo tahu betul caranya menjaga momentum, menjaga aliran permainan timnya," imbuhnya.

Bagi Tuchel, Chelsea hanya perlu bermain sama seperti yang mereka tunjukkan beberapa laga terakhir. Terlebih kali ini mereka akan bermain di kandang, seharusnya bisa menang atas Everton.

"Bagus bahwa pertandingan ini akan bergulir dan bagus bahwa kami akan segera menghadapi pertandingan penting berikutnya, sebab itulah yang membuat kami bersemangat," sambung Tuchel.

Sementara itu, Everton datang ke laga ini dengan catatan impresif. Mereka selalu menang tanpa kebobolan dalam tiga laga terakhirnya di Premier League.

Pasukan Ancelotti berturut-turut menang 2-0 di kandang Liverpool, 1-0 menjamu Southampton, dan 1-0 di markas West Brom. Richarlison mencetak tiga dari empat gol Everton dalam tiga laga itu.

Pada pertemuan pertama di Premier League musim ini, pada pekan ke-12, Chelsea yang masih ditangani Frank Lampard kalah 0-1 di kandang Everton. Gol tunggal Everton dicetak oleh Gylfi Sigurdsson dari titik penalti pada menit 22.

Ancelotti telah meminta Everton untuk mempertahankan momentum baru-baru ini dalam mengejar sepak bola Eropa.

Sundulan Richarlison di West Brom pada hari Kamis membuat The Blues mencatat hat-trick kemenangan dan sempat menempati posisi keempat dalam tabel Liga Premier. “Saya pikir kami berada di sana dalam perebutan posisi Eropa,” kata Ancelotti.

“Kami telah bekerja sangat keras untuk berada di sana. Sekarang kita harus melakukan sedikit lebih banyak. Ini target kami. Kami harus melangkah maju," lugas Ancelotti. (bsf)

HEAD TO HEAD

13-12-2020 Everton 1-0 Chelsea (EPL)

08-03-2020 Chelsea 4-0 Everton (EPL)

07-12-2019 Everton 3-1 Chelsea (EPL)

17-03-2019 Everton 2-0 Chelsea (EPL)

11-11-2018 Chelsea 0-0 Everton (EPL)

 

LIMA LAGA TERAKHIR CHELSEA

16-02-21 Chelsea 2-0 Newcastle (EPL)

20-02-21 Southampton 1-1 Chelsea (EPL)

24-02-21 Atletico 0-1 Chelsea (UCL)

28-02-21 Chelsea 0-0 MU (EPL)

05-03-21 Liverpool 0-1 Chelsea (EPL)

 

LIMA LAGA TERAKHIR EVERTON

15-02-21 Everton 0-2 Fulham (EPL)

18-02-21 Everton 1-3 City (EPL)

21-02-21 Liverpool 0-2 Everton (EPL)

02-03-21 Everton 1-0 Southampton (EPL)

05-03-21 West Brom 0-1 Everton (EPL)

 

PRAKIRAAN PEMAIN

Chelsea (3-4-2-1):

Mendy; Rudiger, Christensen, Azpilicueta; Alonso, Kovacic, Kante, Hudson-Odoi; Ziyech, Mount; Werner.

Pelatih: Thomas Tuchel.

Everton (4-3-1-2):

Pickford; Digne, Keane, Godfrey, Holgate; Gomes, Allan, Doucoure; Sigurdsson; Richarlison, Calvert-Lewin.

Pelatih: Carlo Ancelotti.