Hasan Basori Ketua DPC PKB Kabpaten Cirebon, M Luthfi Tumbang

Hasan Basori Ketua DPC PKB Kabpaten Cirebon, M Luthfi Tumbang
Foto: Maman Suharman



INILAH, Cirebon - Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, M. Luthfi akhirnya kalah. Posisinya sebagai ketua DPC PKB Kabupaten Cirebon, harus rela diganti oleh Hasan Basori.  

Hal itu terjadi saat Muscab PKB Kabupaten Cirebon, Minggu malam. Hasan Basori yang sama sekali tidak diprediksi menjadi ketua, akhirnya terpilih pada menit-menit akhir. Tentu, hak ini menjadi kejutan tersendiri, karena Luthfi selalu percaya diri, dia akan kembali menjadi Ketua DPC.

Hasan Basori yang juga anggota DPRD Kabupaten Cirebon mengaku kaget. Dia menyehut, memang sejak awal namanya jauh dari bursa calon Ketua DPC PKB Kabupaten Cirebon. Namun terpilihnya dia, justru diluar nalar dan prediksi banyak pihak. Namun akunya, amanah tersebut harus dijalankan untuk membuat PKB kembali menjadi pemenang pemilu.


"Ini amanat yang sangat berat. Sebagai partai pemenang pemilu saya harus menjaga konsistensi partai untuk kembali menjadi pemenang. Tapi sebagai kader, saya siap menjalankan seperti apa yang dicanangkan ketua lama," aku Hasan, Senin (8/3/2021).

Hasan menjelaskan, isu tidak kondusifnya PKB saat kepemimpinan Luthfi, bukanlah hal yang harus dipersoalkan. Alasannya, selama ini dirinya dan kader lain menganggap, PKB Kabupaten Cirebon masih kondusif. Dirinya tetap mengacu kepada teori pertumbuhan, bagaimana menjaga kestabilan dan kekompakan pada struktural partai. 

"Selama ini isu ketidak stabilan pada struktural partai bukanlah hal yang besar. Tugas saya sekarang bagaimana membuat PKB Kabupaten Cirebon menjaga komunikasi antar kader. Disamping itu, saya harus berjuang bagaimana elektabilitas partai terus terdongkrak. Ini sebetulnya hal yang sangat penting," ungkap Hasan.

Tentu lanjutnya, untuk menuju ke arah tersebut pihaknya harus menyiapkan pasukan yang solid, sehingga menumbuhkan keharmonisan dan kenyamanan kader. Mau tidak mau, visi besarnya adalah penguatan pada ranah.  internal maupun eksternal. Mesipun butuh proses, namun dirinya akan mencari strategi jitu supaya visi tersebut bisa terlaksana.

"Visi besar saya bagaimana menguatkan kalangan internal dan eksternal PKB. Ini tugas berat yang mau tidak mau harus saya cari solusinya," jelas Hasan.

Ketika ditanya, apakah Luthfi sebagai Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, posisinya bisa diganti oleh dirinya, Hasan enggan berkomentar banyak. Alasannya, ranah pergantian ketua dewan adalah hak DPP PKB. Hasan juga memandang, kinerja Luthfi sebagai Ketua dewan juga cukup baik. Namun, meskipun pada aturan memang bisa, tapi harus ada evaluasi dari DPW terkait kinerja Luthfi.

"Untuk masalah itu, saya kesampingkan dulu. Toh Luthfi kinerjanya juga cukup baik. Kalau masalah itu saya tidaj mau mengotak ngatik dulu lah, karena itu ranahnya DPP," terang Hasan.

Hasan menambahkan, isu tidak masuknya Lutfhi dalam struktural partai saat ini karena dia adalah demosiner lama. Namun, sebagai politisi senior Luthfi dipastikan akan diberi posisi. Bisa saja aku Hasan, sebagai Tanpidz PKB yang posisinya ada dibawah dirinya sebagai ketua DPC.

"Saya juga punya moralitas dong. Luthfi itu politisi senior. Mungkin masuk di posisi Tanpidz PKB. Nanti kita lihat deh, sebulan ini kan kita sedang menyusun struktural. Masih dalam pembahasan ini juga," tukas Hasan.

Sayangnya, beberapa kali Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, M. Luthfi dihubungi lewat telepon seluler maupun pesan WhatsApp, tidak merespon. (maman suharman)