Persiapkan PTM, Kota Bogor Ajukan 10 Bus Sekolah

Persiapkan PTM, Kota Bogor Ajukan 10 Bus Sekolah
istimewa



INILAH, Bogor - Kota Bogor menerima satu unit bantuan bus sekolah dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) setelah Wali Kota Bogor, Bima Arya melakukan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Operasional (BASTO) dan Naskah Hibah Bus Bantuan Tahun Anggaran 2020 dengan Direktur Angkutan Jalan Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Ahmad Yani di di Hotel Ibis Style Tanah Abang Jakarta pada Rabu (3/3/2021). 

 

Acara yang dihadiri pejabat di lingkup Kemenhub dan turut mendampingi Wali Kota Bogor Bima Arya, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Eko Prabowo.


 

Kepala Dishub Kota Bogor, Eko Prabowo menjelaskan, Kota Bogor menerima bantuan satu unit bus sekolah dari Kemenhub. Untuk bus tersebut sudah diserahkan dan saat ini terparkir di kantor Dishub Kota Bogor.

 

"Alhamdulillah, mudah-mudahan bisa bermanfaat, setelah pandemi berakhir bus ini kami optimalisasi bagi para pelajar yang sekolah, termasuk pelajar yang tidak mampu. Ini sebagai persiapan kami kalau Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dilaksanakan," ungkap Eko kepada wartawan pada Kamis (4/3/2021).

 

Eko melanjutkan, dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga kembali mengajukan bantuan 10 bus sekolah di tahun depan. Sebab, tahun ini anggaran di Kemenhub banyak di refocusing untuk penanganan Covid-19.

 

Sebelumnya, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan, Kota Bogor sudah memiliki dua unit bus sekolah. Target diadakannya bus sekolah mengurangi kemacetan pada jam sekolah dan juga untuk meringankan beban ongkos transportasi siswa kurang mampu.

 

"Dari sekitar 400 sekolah SMP dan SMA/SMK yang ada di Kota Bogor, dahulu sudah dibagikan 300 kartu bus sekolah kepada siswa yang menjadi prioritas, kartu tersebut merupakan akses naik bus sekolah gratis, nanti penerima kartu akan naik bertahap seiring dengan penambahan jumlah bus, mudah-mudahan berjalan lancar nantinya," tuturnya.

 

Bima juga meminta, agar dinas terkait memastikan program bus sekolah berjalan dengan baik dan lancar apabila sudah beroperasional. (rizki mauludi)