Ini Kriteria Pemain Baru Persib di Musim 2021

Ini Kriteria Pemain Baru Persib di Musim 2021
dok/inilahkoran



INILAH, Bandung - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts buka-bukaan mengenai calon kriteria pemain baru yang akan dipersiapkannya menghadapi musim 2021. 

Seperti pemain asing Asia pengganti Omid Nazari. Pelatih asal Belanda ini mengatakan diperlukan pemain yang memiliki kualitas yang bisa bermain di Liga Indonesia. 

"Jadi diperlukan banyak pemantauan dan pencarian, menghubungi orang-orang di seluruh dunia apalagi ada perbedaan waktu di sini," kata Robert di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Selasa (2/3/2021). 


Robert akui tidak mudah untuk mencari pemain asing ini. Sekalipun sudah didapatkan, pemain itu harus di cek latar belakangnya. 

"Bertanya pada pelatih dan pemain yang pernah bersama pemain itu. Ketika sudah menemukan beberapa kandidat, baru kami mulai memilih pemain yang kami suka, dan apakah dia bisa cocok dengan filosofi di Persib. Karena ada budaya tertentu di sebuah klub dan yang terpenting harus mempunyai hubungan bagus dengan suporter," jelasnya. 

Selain itu, lanjutnya, pemain itu harus memiliki kemampuan untuk hidup berdampingan dengan segala situasi. Seperti halnya cocok di lapangan, dan tidak terbawa suasana media sosial. 

"Karena di internet tiba-tiba membuat orang semisal dari Inggris yang semula hanya mempunyai 10 ribu followers ketika datang kesini menjadi 100 ribu followers. Dan tidak sedikit pemain yang kami lihat tidak mampu berkompromi dengan itu. Merasa tinggi dan tidak menunjukan apa yang seharusnya dilakukan untuk bermain sepak bola dan menyajikan kualitas terbaik di setiap pertandingan," tegasnya.

Sementara untuk pemain lokal, Robert memastikan pemain itu harus lebih baik dibandingkan pemain yang sebelumnya hengkang. Jika tidak, maka pihaknya akan mengutamakan merekrut pemain muda. 

"Dan di internet juga ada banyak nama yang disarankan oleh suporter dan itu bagus untuk keterikatan dengan klub. Tapi kenyataannya berbeda, ada anggaran yang kami miliki. Persib adalah klub terbaik dalam pengaturan keuangan di Indonesia, jadi kami tidak terlalu banyak mengeluarkan uang. Saya merekomendasikan pemain dengan CV yang fantastis tapi harganya juga tentu fantastis sehingga manajemen berkata 'maaf Robert itu di luar anggaran'," jelasnya. 

Karena itu, Robert memastikan pemain yang menjadi incarannya harus masuk dalam budget tim. Sebab stabilitas keuangan tim harus tetap terjaga. 

"Setiap bulan gaji pemain harus dibayarkan, tidak seperti klub lain di Indonesia. Mereka mendapatkan pemain dengan uang yang besar tapi pada akhirnya tidak ada yang bisa membayarnya. Dari sana masalah dimulai dan kami di Persib tidak ingin mengalami itu," pungkasnya. (Muhammad Ginanjar)