Robert Alberts Sebut Gagasan Soal Piala Menpora 2021 Tak Didengar

Robert Alberts Sebut Gagasan Soal Piala Menpora 2021 Tak Didengar
dok/inilahkoran



INILAH, Bandung - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts sambut baik penyelenggaraan turnamen Piala Menpora 2021. Pasalnya sudah cukup lama, tidak ada pertandingan yang dihadapi timnya.

Terakhir, timnya berlaga pada pertengahan Maret 2020 lalu. Setelah itu tidak ada lagi pertandingan yang dihadapi lantaran mendapatkan larangan dari pemerintah akibat pandemi Covid-19. 

"Ada sebuah harapan. Kita akan mulai dengan sebuah harapan bahwa kita akan kembali berlatih yangmana merupakan hal paling penting tidak hanya bagi pemain, tapi juga bagi ofisial, klub, sponsor dan para suporter. Sepak bola kembali hidup lagi di Indonesia. Ini menjadi pesan terpenting untuk kita semua saat ini," ujar Robert saat dihubungi. 


Namun demikian, pelatih asal Belanda ini menilai jadwal untuk turnamen Piala Menpora 2021 tidak ideal. Terbukti, pertandingan direncanakan dimulai 20 Maret mendatang. 

"Dari sudut pandang teknis, kita sudah selama satu tahun tidak berlatih dan bertanding secara kompetitif. Sekarang, mereka berharap kita bisa siap dalam waktu tiga pekan ke depan ketika turnamen digelar pada 22 Maret," katanya. 

Selain itu, pelatih berusia 65 tahun ini juga mengaku akan mengalami kesulitan untuk mengumpulkan para pemainnya yang tersebar di seluruh Indonesia. Terutama untuk pemain asing. 

"Lalu kita juga harus memastikan para pemain tersebut harus dinyatakan negatif Covid-19. Jadi ada banyak hal yang perlu dilakukan sebelum memulai latihan," tuturnya. 

Robert menilai turnamen Piala Menpora 2021 sebaiknya digelar setelah Hari Raya Idul Fitri atau tepatnya pada pertengahan Mei atau Juni. Sehingga seluruh tim, termasuk Persib memiliki banyak waktu untuk mempersiapkan diri, mencari pemain baru hingga memberikan kontrak baru.

Robert juga sudah mengajukan gagasan agar Piala Menpora 2021 digelar dengan durasi 3x30 menit. Sehingga para pemain tidak akan mengalami kelelahan dan terhindar dari risiko cedera. 

"Kami telah mengajukan ide tersebut tapi tampaknya tidak ada seorang pun yang mendengarkan, kami mempertanyakan kenapa turnamen itu digelar terlalu dini di bulan Maret, tapi kita tetap harus siap untuk itu," tegasnya. 

Robert memastikan akan segera mengumpulkan para pemainnya dan memaksimalkan waktu untuk melakukan persiapan menghadapi Piala Menpora 2021. Diharapkan penyelenggaraan ini berjalan lancar dan sukses sehingga Liga 1 2021 bisa digulirkan. 

"Setelah turnamen, kita bisa menjalani masa pramusim selama satu setengah bulan dan memulai Liga di awal Agustus, selaras dengan jadwal rehat di sepak bola Eropa karena kita juga mengikuti kalender FIFA yangmana mungkin juga digelar di Indonesia. Liga akan mulai di Agustus dan berakhir di bulan Mei," pungkasnya. (Muhammad Ginanjar)