Pos Indonesia Karawang Siaga Bantu Korban Banjir

Pos Indonesia Karawang Siaga Bantu Korban Banjir
istimewa



INILAH, Karawang - Sejumlah daerah mengalami banjir akibat tingginya curah hujan. Selain Jabodetabek, sejumlah daerah di Jawa Barat tergenang banjir, termasuk Kabupaten Karawang.

Sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang tergenang banjir akibat tingginya intensitas hujan sejak dua hari ini. Banyak rumah dan fasilitas umum yang terendam banjir. Banyak warga mengungsi ke tempat penampungan yang disediakan oleh dinas kabupaten.

Pos Indonesia melalui Kantor Pos Karawang, membuka pintu dengan menyediakan tempat penampungan bagi warga Karawang yang terdampak banjir. Kepala Kantor Pos Karawang Fahdian Yunardi Hasibuan mengatakan, pihaknya terbuka bagi warga Karawang yang ingin mengungsi.
Kantor Pos Karawang bisa menampung hingga 100 orang. "Kami sudah berkomunikasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Bintara Pembina Desa (Babinsa), supaya pengungsi yang adadi emperan bisa beristirahat di tempat kami," ujar Fahdian, Minggu (21/2/2021).


Kantor Pos Karawang siap terbuka bagi warga yang ingin mengungsi selama 24 jam. Kantor Pos Karawang beralamat di Jalan Alun-Alun Sel. No.1, Karawang Kulon, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Selain itu, sejumlah kantor cabang pembantu (KCP) juga terbuka untuk warga. Misalnya, KCP Telukjambe. "Tinggal datang saja ke kantor kami. Semua petugas sudah saya koordinasikan untuk menerima warga yang ingin mengungsi," ujarnya.

Pihaknya menyediakan vitamin dan masker kepada warga yang ingin mengungsi. Bila ada warga yang membutuhkan genset, bisa meminjam juga ke Kantor Pos Karawang. Banyak rumah masih padam listriknya akibat banjir ini.

Selain warga, Fahdian mengatakan saat ini banyak juga pegawai Kantor Pos Kerawang yang mengungsi di kantor tersebut dan di KCP. Termasuk dirinya.
"Saya juga sedang mengungsi nih di kantor, karena rumah saya (Perumahan Resinda) terjadi pemadaman listrik dan tidak ada ketersediaan air bersih. Ada satu klaster di ujung perumahan sudah hampir tenggelam mobilnya," katanya.

Untuk para warga yang ingin mengungsi akan ditempatkan di lantai satu. Sementara untuk para pegawai ditempatkan di lantai dua. "Hingga saat ini ada sekitar 30-an orang (pegawai) saya pantau dari CCTV. Warga masih sekitar 20-an orang. Mungkin nanti malam bisa bertambah. Mungkin sekarang masih pada kumpul di posko," kata Fahdian.

Secara umum, Pos Indonesia juga berkomitmen pada keadaan dan situasi kedaruratan, khususnya kebencanaan. Upaya yang dilakukan Pos Indonesia merupakan wujud kesiapan dari perseroan untuk membantu pemerintah pusat dalam menyalurkan bantuan apapun untuk meringankan beban warga terdampak bencana.

Pos Indonesia juga mengajak seluruh perusahaan BUMN lainnya untuk berpartisipasi meringankan beban warga. "Kami juga mengajak teman-teman BUMN lainnya untuk sama-sama berpartisipasi membantu pengungsi," ujar Direktur Utama Pos Indonesia, Faizal Rochmad Djoemadi.

Dia bilang, Pos Indonesia menginisiasi penyaluran bantuan pada bencana banjir di Majene, Sulawesi Barat, beberapa waktu lalu. Korban bencana alam tentu sangat membutuhkan bantuan terutama kebutuhan pokok; pangan, sandang dan papan. "Komitmen dukungan Pos Indonesia ini sudah barang tentu menjadi berita yang menggembirakan, mengiingat sumber daya Pos Indonesia yang kuat dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote," pungkasnya. (inilah.com)