Dikabarkan Merapat ke Golkar, Emil: Keliru, Saya Fokus Penuhi Janji Politik sebagai Gubernur

Dikabarkan Merapat ke Golkar, Emil: Keliru, Saya Fokus Penuhi Janji Politik sebagai Gubernur
Foto: Ridwan Abdul Malik



INILAH, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dikabarkan merapat ke Partai Golkar. Pria yang kerap disapa Emil itu dikabarkan mengincar posisi nomor 1 di Golkar Jabar untuk memuluskan langkahnya pada pertarungan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. 

Kabar itu ramai diperbicangkan usai pengamat politik Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komarudin membocorkan informasi yang didapatnya mengenai merapatnya orang nomor satu di Jabar itu dengan partai berlambang pohon beringin. 

Menanggapi hal tersebut, Emil menampik kabar itu. Menurutnya, kabar tersebut tidak benar adanya. 


"Info itu keliru jangan dikutip-kutip lagi. Kalau betul sejak kemaren Musda (Golkar) sudah ada pergerakan, kan ga ada," ucap Emil saat ditemui usai menghadiri Rapat Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi, di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-hatta, Kota Bandung, Senin (22/2/2021). 

Meski begitu, Emil mengakui sejumlah partai mendekati dan memintanya untuk menjadi ketua di Jabar. Namun, Dia tidak merinci partai mana saja yang melakukan pendekatan kepadanya. 

"Saya ini ditawari untuk memimpin partai-partai di jawa barat ada beberapa, tapi semuanya belum bisa saya penuhi," tuturnya. 

Emil menambahkan, penolakan tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya, Dia lebih memilih fokus pada pemenuhan janji politiknya kepada masyarakat Jabar. 

"Saya sedang konsentrasi penuh memastikan kerja gubernur jawa barat sesuai sumpah saya itu berjalan dengan baik dan lancar," pungkasnya. 

Untuk diketahui, rekam jejak karir politik Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terbilang moncer sejak 2013. Pada 2013, dia bertarung di Pilwalkot Bandung berpasangan dengan Oded Muhammad Danial yang diusung Partai Gerindra dan PKS. Dia terpilih menjadi Wali Kota Bandung 2013-2018. Pasangan Ridwan Kamil-Oded M Danial meraih 434.130 suara atau 45,24 persen. 

Lima tahun memimpin Kota Bandung, Emil pun mencoba peruntungannya dengan bertarung di Pilgub Jabar. Saat itu, Dia menggandeng putra kyai Tasikmalaya yang merupakan kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Uu Ruhzanul Ulum. 

Ridwan Kamil bisa dibilang underdog, tak diperhitungkan. Bercermin pada kontestasi sebelumnya, dominasi partai-partai besar yang menguasai kursi di Jabar biasanya memudahkan calon pilihannya melangkah ke kursi Jabar 1. 

Namun, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum mampu mendapatkan suara terbanyak dengan 7.226.254 suara atau 32,88 persen. Kini nama Emil pun masuk bursa calon Pilpres pada 2024 mendatang. (Ridwan Abdul Malik)