Liverpool Kalah Mulu di Liga Inggris, Klopp Berkilah Apa?

Liverpool Kalah Mulu di Liga Inggris, Klopp Berkilah Apa?
Manajer Liverpool Jurgen Klopp. (net)



MAKIN buram saja air muka Jurgen Klopp. Timnya sudah 4 kali kalah beruntun di Liga Inggris. Terakhir, menjamu Everton di Anfield dalam laga derby.

Klopp seperti dalam empat laga terahirnya, datang ke konferensi pers usai laga dengan wajam muram. "Ini memang memalukan," ucap dia sebelum awak media melontarkan pertanyaan.

Ya memang memalukan. Liverpool tak lagi ganas di kandangnya sendiri. Anfield tak lagi bak neraka buat tim-tim tamu.


Setelah Burnley, giliran Brighton and Hove Albion yang menaklukkan Liverpool di Anfield pada 2 Februari. Tiga hari berselang, The Reds dipermak 1-4 oleh tamunya, Manchester City.

Paling baru, Liverpool menyerah 0-2 di tangan Everton dalam Derby Merseyside yang digelar Minggu, (21/2) dini hari WIB. Gol Richarlison dan sepakan penalti Gylfi Sigurdsson menenggelamkan tim tuan rumah.

Kekalahan ini membuat Liverpool mengulangi rekor memalukan mereka 98 tahun lalu. Opta mencatat, sang juara bertahan itu menelan empat kekalahan di Anfield secara beruntun sejak 1923.

Lebih memalukannya lagi, Liverpool belum pernah meraih kemenangan di Anfield sejak kalender tahun 2021 berlaku. Selain empat kekalahan di atas, Mohamed Salah dkk hanya mampu meraih imbang sekali kala menjamu Manchester United (17/1).

Selain belum pernah menang, Liverpool juga sulit sekali mencetak gol di markas sendiri. Dari lima laga kandang mereka pada 2021, hanya satu gol saja tercipta. Itu pun lewat eksekusi penalti Mohamed Salah ke gawang Man City.

Klopp pun menyoroti kinerja timnya terutama saat dibungkam Everton. Menurutnya, gol pertama Everton menjadi titik krusial pertandingan dan seharusnya tidak perlu terjadi.

"Pertandingan ini berjalan sengit, tapi kami kebobolan gol cepat yang benar-benar tidak perlu terjadi. Seharusnya kami bisa bertahan lebih baik," ujar Jurgen Klopp seperti dilansir dari BBC Sport.

"Setelah itu kami harus mengejar dan tampil cukup baik untuk menciptakan peluang pada babak pertama, bahkan lebih banyak pada babak kedua. Namun, kami tidak bisa melakukan penyelesaian akhir dengan baik," lanjut manajer Liverpool itu.

Klopp juga menyebut kelemahan lain di timnya yang tak kunjung teratasi. Adalah kinerja para penyerang yang terlalu sering buang-buang peluang.

Belajar dari kekalahan yang dialami Liverpool ketika menghadapi Everton ini, Jurgen Klopp merasa yang benar-benar perlu diperbaiki oleh The Reds adalah bagaimana memaksimalkan peluang yang mereka dapatkan untuk menjadi gol.

"Kami membuat sebuah kesalahan pada babak pertama dan mereka berhasil memanfaatkannya. Saya tidak suka bicara mengenai hal yang bagus pada hari ini, karena kami kalah. Kami harus memperbaiki penyelesaian akhir dan kemudian memenangkan pertandingan selanjutnya," pungkas Klopp. (bsf)