Jadi Pengusaha SPBU Cuma Bermodal Rp500 Juta, Mau?

Jadi Pengusaha SPBU Cuma Bermodal Rp500 Juta, Mau?
istimewa



INILAH, Jakarta - Shell Indonesia mencari mitra bisnis untuk mengelola stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) di Kota Surabaya dan Medan, di mana dengan modal Rp500 juta sudah bisa mengoperasikan SPBU Shell. Adapun tiap mitra berkesempatan mengelola hingga tiga SPBU.

Peluang bisnis SPBU Shell di Surabaya dan Medan merupakan program kemitraan Company Owned Dealer Operated (CODO). Para mitra hanya perlu menyediakan modal awal dan tanpa perlu memiliki modal tanah, bangunan, dan peralatan.

Shell akan meminjamkan aset berupa SPBU yang sudah dibangun dan siap dikelola oleh para mitranya. Kelengkapan infrastruktur ini juga mencakup bisnis penunjang di SPBU yang akan dijalankan juga oleh mitra seperti convenience store, kedai kopi, dan bengkel.


"Kami melihat program Shell yang memberikan peluang bagi mitra untuk menjalankan bisnis SPBU merupakan win-win solution, karena kami bisa bermitra dengan pengusaha terbaik di daerah masing-masing dan sebaliknya mereka mendapatkan kesempatan untuk menjadi pengusaha bisnis SPBU dengan modal Rp500 juta," ujar Sari Rachmi, Retail Business Optimization Manager Shell Indonesia, dalam siaran persnya.

Program kemitraan ini sudah berjalan selama 15 tahun di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Hingga kini, Shell telah bekerja sama dengan 45 mitra untuk mengelola 121 SPBU di provinsi-provinsi tersebut.

"Awalnya, saya pikir memulai bisnis SPBU perlu modal yang besar. Ternyata Shell punya model bisnis yang memungkinkan saya untuk jadi pengusaha SPBU dengan modal awal Rp500 juta," kata Bernadus Bayuardi, salah satu mitra Shell.

"Saya langsung tertarik karena saya melihat potensi bisnis jangka panjang lewat kemitraan SPBU Shell ini. Saat ini, saya mengelola tiga SPBU di Jakarta," lanjut dia.

Syarat untuk berbisnis SPBU bersama Shell antara lain WNI berusia 30-50 tahun, memiliki modal awal Rp500 juta, dan siap untuk mengelola SPBU di area Surabaya dan Medan. (inilah.com)