Kapolri Berikan Izin, Persib Sebut Jadwal Turnamen Piala Menpora 2021 Tidak Masuk Akal

Kapolri Berikan Izin, Persib Sebut Jadwal Turnamen Piala Menpora 2021 Tidak Masuk Akal
dok/inilahkoran



INILAH, Bandung - Penyelenggaraan turnamen Piala Menpora 2021 akhirnya mendapatkan restu dari pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Kepastian itu diungkapkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo setelah melakukan pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali.

Dalam pernyataannya, Kapolri akan menjadikan turnamen Piala Menpora 2021 sebagai syarat utama untuk penyelenggaraan Liga 1 2021. Apabila berjalan lancar, maka kompetisi kasta tertinggi tanah air yang direncanakan akan bergulir setelah Hari Raya Idul Fitri bisa dilaksanakan. 

"Dalam rapat kami sepakat untuk memberikan kesempatan, tentunya dengan catatan bahwa penegakan aturan terkait protokol kesehatan. Hal itu menjadi sarat utama. Namun sebaliknya jika tidak bisa berjalan dengan baik, karena ini menyangkut keselamatan masyarakat, tentunya kita akan melakukan evaluasi," kata Kapolri. 


Kapolri berkeinginan untuk menjaga komitmen dan menjaga nama baik klub sepak bola, termasuk pemain. Tak hanya itu, melibatkan juga supporter. 

"Apabila ini diselenggarakan dengan penegakan aturan terkait protokol kesehatan, kami akan coba untuk memberikan izin terkiat penyelenggaraan. Mungkin di tahap awal dalam bentuk prakompetisi (turnamen)," tuturnya.

Karena itu, Kapolri berharap komitmen itu harus dijaga dengan baik. Sehingga persepakbolaan Indonesia semakin lebih maju. 

"Sore (18/2/2021) hari ini kami akan serahkan surat izin keramaian untuk prakompetisi," tutup Kapolri yang dilanjutkan dengan pemberian surat izin ke Menpora.

Menyikapi hal itu, Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono mengaku lega. Pasalnya, izin ini yang selama ini ditunggu-tunggunya. Maklum, sudah sejak pertengahan Maret 2020 lalu, kegiatan timnya terhenti akibat ketiadaan kompetisi. 

"Tapi kalau turnamen mulai 20 Maret, sampai hari ini tidak ada satu klub yang belum mulai latihan selain Bali," kata Teddy saat dihubungi, Kamis (18/2).

Teddy mengaku belum bisa melakukan pergerakan, terutama mengumpulkan para pemainnya. Selain belum mendapatkan surat resmi, jadwal yang direncanakan PSSI atau PT LIB untuk menggelar turnamen Piala Menpora 2021 dinilai cukup mepet. 

"Sekarang bayangin, panggilin pemain-pemain yang di luar Bandung butuh berapa hari? 3-4 hari. Pemain di luar negeri harus dikarenakan karantina 14 hari. Jadinya total 20 hari. Nah, terus latihan hanya 10 hari, terus ikut turnamen," kata Teddy. 

Teddy menilai PSSI dan PT LIB terlalu tergesa-gesa dalam menyusun rencana gelaran turnamen. Sebab, idealnya tim membutuhkan waktu dua bulan untuk menjalani pertandingan. 

"Jadi jadwal yang dibuat tidak masuk akal untuk dilaksanakan sebenarnya," tegasnya.

Dengan alasan itu, lanjutnya, untuk saat ini pihaknya belum bisa mengumpulkan para pemainnya. Terlebih, untuk melakukan latihan sebagai persiapan. 

"Kita gak akan lakuin apa-apa sebelum ada surat resmi, untuk mengumpulkan pemain kita tidak akan lakukan sampai ada surat resmi," katanya. 

Teddy mengaku trauma untuk mengumpulkan para pemainnya. Sebab kala itu, persiapan matang yang telah dilakukan menjadi sia-sia setelah tidak mendapatkan izin dari pihak Kepolisian untuk melanjutkan Liga 1 2020. 

"Kita kapok. Kita tunggu surat resmi baru kumpulkan pemain. Karena kita gak tahu juga kalau misal surat resmi bener 20 Maret ya gimana, nanti kita putusin deh. Kita gak bilang gak ikut, cuma kita tunggu surat resminya dari situ persiapan dan lainnya," pungkasnya. (Muhammad Ginanjar)