1.500 Unit Huntap Bakal Dibangun, Pemkab Butuh Intervensi Anggaran

1.500 Unit Huntap Bakal Dibangun, Pemkab Butuh Intervensi Anggaran
Foto: Reza Zurifwan



INILAH, Sukajaya - Pemkab Bogor akan menyiapkan lahan di Desa Cigudeg, Kecamatan Cigudeg seluas 52 hektare untuk membangun 1.500 unit hunian tetap (Huntap) bagi para korban bencana alam di Kecamatan Sukajaya dan Kecamatan Cigudeg pada awal Januari 2020 lalu.

Kebutuhan tambahan 1.500 unit Huntap tersebut karena selama dua tahun yaitu 2020 dan 2021, baik Pemkab Bogor, Pemprov Jawa Barat, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat baru membangun 563 unit Huntap.

"Hari ini kami tidak hanya menyiapkan lahan seluas 52 hektare untuk dibangun 1.500 unit Huntap di Desa Cigudeg, Kecamatan Cigudeg, tetapi juga bekerjasama dengan Kantor ATR/BPN Kabupaten Bogor kami juga menyiapkan sertifikat hak milik lahan Huntapnya untuk dibagikan kepada para pengungsi," kata Sekda Kabupaten Bogor Burhanudin kepada wartawan, Selasa (16/2/2021).


Dia menambahkan, pembangunan Huntap untuk para pengungsi ini karena sebelumnya rumah mereka mengalami kerusakan akibat bencana alam banjir bandang dan tanah longsor.

"Para pengungsi ini menjadi korban bencana alam karena sebelumnya tinggal di zona merah atau rawan bencana alam hingga demi keselamatannya harus direlokasi ke zona hijau atau aman dari bahaya bencana alam," tambahnya.

Diwawancarai terpisah, Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor Lestya Irmawati menuturkan saat ini di lahan seluas 32 hektare di Desa Sukaraksa, Kecamatan Cigudeg dan Desa Urug, Kecamatan Sukajaya pemerintah sedang membangun 563 unit Huntap.

"Saat ini 205 unit Huntap sedang dibangun di Desa Urug, Kecamatan Sukajaya dan  358 unit Huntap lainnya di Desa Sukaraksa dengan total luas lahan 32 hektare, rencananya pembangunan 563 unit Huntap akan selesai pada akhir 2021 ini," tutur Irma sapaan akrabnya.

Dia melanjutkan pada tahun ini Pemkab Bogor juga menyiapkan anggaran untuk land clearing lahan di Desa Cigudeg, Kecamatan Cigudeg seluas 52 hektare. Sementara untuk pembiayaan pembangunan 1.500 unit Huntap masih diajukan ke Pemprov Jawa Barat, BNPB serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

"Untuk pembiayaan pembangunan 1.500 unit Huntap di Desa Cigudeg, Kecamatan Cigudeg yang perunitnya senilai Rp72 juta selain dari APBD tingkat II, juga dibutuhkan lagi intervensi anggaran dari Pemprov Jawa Barat, BNPB serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat," lanjutnya.

Sedangkan, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Aan Triana Al-Muharrom meminta Pemkab Bogor melakukan percepatan pembangunan lebih dari 2.000 unit Huntap di wilayah Kecamatan Cigudeg dan Kecamatan Sukajaya.

"Kami minta Pemkab Bogor melakukan percepatan langkah mulai dari penyiapan lahan, legalitas, pembuatan DED hingga pembangunan ribuan unit Huntap ini, hal itu kondisi hunian sementara sudah banyak yang mengalami kerusakan seperti atap yang bocor atau dinding triplek yang mulai lapuk," pinta Aan. (Reza Zurifwan)