Butuh Rp600 M, Ini Sumber Dana Lain RSUD Cogrek

Butuh Rp600 M, Ini Sumber Dana Lain RSUD Cogrek



INILAH, Ciseeng - Pembangunan RSUD Cogrek di wilayah Bogor Utara membutuhkan dana Rp600 miliar. Darimana lagi sumber dana selain bantuan keuangan Pemprov Jawa Barat?

Walaupun kebutuhan total anggaran pembangunan RSUD Cogrek sebesar Rp 600 miliar, Achmad Zaenudin, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, bersyukur tahun ini Pemkab Bogor mendapatkan bankeu dari Pemprov Jawa Barat sebesar Rp 112,6 miliar.

"Kebutuhan dana untuk pembangunan fisim RSUD Cogrek itu lebih dari Rp 600 miliar, dana itu akan dianggarkan secara bertahap baik dari Pemprov Jawa Barat, Pemkab Bogor maupun pemerintah pusat melalui dana alokasi khusus (DAK)," ujar Achmad Zaenudin.


Pria yang pernah bertugas di RSUD Leuwiliang ini menjelaskan setelah bankeu ini resmi disahkan, maka jajarannya akan segera melelang proyek pembangunan RSUD Cogrek yang saat ini sudah disiapkan detail engineering design (DED)-nya.

"Dengan nilai Rp112,6 miliar maka kami akan membangun gedung klinik dan perawatan, kami akan menyatukan lelangnya sambil berharap mendapatkan penyedia jasa yang kuat modal dan bagus track recordnya," katanya.

Zen, sapaan akrabnya, melanjutkan pada tahun ini Pemkab Bogor melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sudah menyiapkan anggaran untuk kebutuhan peralatan pelayanan kesehatan.

"Kami akan menghitung berapa jumlah unit kamar dan kebutuhan akan peralatan fasilitas pelayanan kesehatan, yang pasti Pemkab Bogor akan menyiapkan dananya dari APBD tingkat II," lanjut Zen.

Sebelumnya diberitakan pembangunan RSUD Cogrek, Ciseeng, perlahan bakal segera terwujud karena pada tahun 2021 ini Pemprov Jawa Barat memberikan bantuan keuangan sebesar Rp112,5 miliar kepada Pemkab Bogor.

"Tahun ini Pemkab Bogor mendapatkan total bantuan keuangan (bankeu) sebesar Rp364,3 M, di mana Rp112,6 miliar untuk pembangunan RSUD Cogrek," ucap anggota Komisi III DPRD Jawa Barat asal daerah pemilihan Kabupaten Bogor Asep Wahyuwijaya kepada wartawan, Senin (15/2/2021).

Politisi Partai Demokrat ini menerangkan selain untuk pembangunan RSUD Cogrek (Bogor Utara), juga untuk fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) Pemprov Jawa Barat mengalokasikan anggaran tambahan sebesar Rp71,7 miliar.

"Total anggaran buat pelayanan kesehatan baik untun pembangunan insfrastrukturnya maupun penambahan alat pelayanan itu sebesa. Rp 182,4 atau separuh dari total Bankeu  Pemprov Jawa Barat untuk Pemkab Bogor," terangnya. (reza zurifwan)