Jelang Libur Imlek, Wisatawan yang Menuju Puncak Harus Bawa Hasil Rapid Test Antigen

Jelang Libur Imlek, Wisatawan yang Menuju Puncak Harus Bawa Hasil Rapid Test Antigen
Foto: Reza Zurifwan



INILAH, Megamendung - Menjelang libur Imlek besok, Satgas Penanganan Covid 19 Kabupaten Bogor melakukan operasi yustisi di Jalan Raya Puncak, Gadog, Megamendung.

Ratusan unit kendaraan roda empat plat B ataupun bukan plat F diputar balik ke arah Tol Jagorawi Jakarta karena penumpangnya tidak bisa menunjukkan hasil nonreaktif rapid test antigen.

Hal itu sesuai aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 1 Tahun 2021 dan Keputusan Bupati (Kepbup) Nomor : 443/14/Kpts/Per-UU/2021 tentang perpanjangan kedelapan pemberlakuan PSBB pra AKB melalui sistem PPKM maka jelang libur panjang atau akhir pekan kami melakukan operasi yustisi di kawasan wisata dengan tujuan mencegah penularan wabah Covid-19.


"Dengan aturan PPKM maka masyarakat bukan warga Bogor dan berkendaraan roda empat berplat bukan F yang menuju Kawasan Puncak harus menunjukkan hasil nonreaktif rapid test antigen dan kalau tidak bisa maka kami putar balik ke arah tol Jagorawi Jakarta," kata Kabid Penegakan Perda Satpol PP Kabupaten Bogor Irawadi kepada wartawan, Kamis (11/2/2021).

Dia menerangkan, untuk memudahkan jajarannya bersama Dinas Perhubungan dan Sat Lantas Polres Bogor, Satpol PP pun memberi tanda sticker merah untuk kendaraan roda empat yang harus diputar balik ke arah Tol Jagorawi Jakarta dan stiker hijau untuk kendaraan roda empat yang boleh menuju Kawasan Puncak.

"Dengan stiker tersebut kami menseleksi mana kendaraan roda empat yang boleh menuju Kawasan Puncak dan mana yang harus diputar balik ke arah tol Jagorawi Jakarta. Upaya ini cukup maksimal dalam mencegah penyebaran Covid-19," terangnya.

Irawadi menjelaskan, operasi yustisi keharusan menunjukkan hasil nonreaktif rapid test antigen ini dilaksanakan mulai Kamis sore hingga Minggu siang lusa atau semasa liburan Imlek.

"Mulai Kamis sore, hari ini, hingga minggu lusa, kami rutin melakukan operasi yustisi kepada wisatawan yang menuju kawasan Puncak. Untuk kendaraan dengan pelat D dan mau pulang menuju Bandung kami tetap memperbolehkan lewat asalkan bisa menunjukkan KTP warga Bandung," jelas Irawadi. (Reza Zurifwan)