Begini Hitung-hitungan Jumlah Vaksin yang Dibutuhkan Kabupaten Bogor

Begini Hitung-hitungan Jumlah Vaksin yang Dibutuhkan Kabupaten Bogor
Foto: Reza Zurifwan



INILAH, Bogor-Untuk memaksimalkan pencegahan penyebaran wabah virus corona (Covid 19) di Bumi Tegar Beriman maka masyarakat Kabupaten Bogor membutuhkan 8,4 juta Vaksin Covid 19.

Jumlah itu didapat jumlah masyarakat sebanyak 6 juta jiwa di kali 70 persen lalu dikali dua hingga total Vaksin Covid 19 yang dibutuhkan untuk dua kali penyuntikan vaksin produksi Sinovac asal Tiongkok tersebut.

"Ideal dan secara teorinya, untuk imunitas masyarakat dari wabah Covid 19 maka jumlah Vaksin Covid yang dibutuhkan untuk Kabupaten Bogor itu 8,4 juta vaksin untuk 4,2 juta jiwa," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Achmad Zaenudin kepada wartawan di Puskesmas Cimandala, Sukaraja, Kamis, (11/2).


Pria yang akrab disapa Zen ini menambahkan selain dibutuhkan 4,2 juta vaksin, seluruh masyarakat juga harus tetap melaksanakan protokol kesehatan (Prokes) Covid 19.

"Walaupun sudah disuntik Vaksin Covid 19, kita terap harus melaksanakan Prokes Covid 19 lima Saja  yang terdiri dari lima aksi nyata yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan hand sanitizer atau sabun dengan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan meningkatkan daya tahun tubuh dengan aktivitas olahraga, istirahat yang cukup dan memakan makanan yang bergizi seimbang," tambahnya.

Dilokasi yang sama, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor Muad Khalim menuturkan bahwa kalau dari segi jumlah usia produktif yaitu berusia 18-59 tahun maka jumlah Vaksin Covid 19 yang dibutuhkan ialah 7,2 juta.

"Usia masyarakat yang layak disuntik Vaksin Covid 19 ialah 18-59 tahun dan kalau dihitung jumlahnya 3,6 juta jiwa, karena penyuntikan vaksin tersebut harus dilakukan dua kali maka kebutuhan Kabupaten Bogor akan Vaksin Covid 19 ialah sebanyak 7,2 juta vaksin," tutur Muad.

Politisi PDI Perjuangan ini berharap jumlah Vaksin Covid 19 yang dibutuhkan oleh masyarakat Kabupaten Bogor tersebut bisa tiba di Bulan April mendatang, sementara ini penyuntikan vaksin tersebut baru tahap pertama dan diperuntukan untuk tenaga medis.

"Tahap pertama penyuntikan 25.600 buah Vaksin Covid 19 itu untuk 12.800 jiwa tenaga kesehatan, tahap kedua diperuntukan untuk petugas pelayanan masyarakat dan tahap ketiga penyuntikan vaksin tersebut diperuntukkan kepada masyarakat usia produktif yang tinggal di daerah zona merah atau kuning penyebaran wabah Covid 19 dengan total jumlah masyarakat sebanyak 1,2 juta jiwa," pungkasnya. (Reza Zurifwan)