Depari Akui, Baru Kali Ini Temukan Ganja Modus Lemang

Depari Akui, Baru Kali Ini Temukan Ganja Modus Lemang



INILAH, Parung - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap peredaran narkotika golongan satu jenis ganja kering dengan berat hampir setengah ton  atau 450 Kg di wilayah Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor. Baru kali ini ditemui ganja modus lemang.
 
Wilayah Parung  menjadi gudang penyimpana  ganja kering asal Nangroe Aceh Daarussalaam tersebut, sebelum didistribusikan kepada para pembeli atau pemesannya.

"Dini hari tadi kami melakukan dan sekaligus penyitaan terhadap barang bukti narkotika golongan 1 jenis ganja kering yang datang dari Aceh dengan total berat 453 Kg," ujar Deputi Pemberantasan BNN Arman Depari kepada wartawan, Selasa, (9/1).
 
Mantan Kapolda Riau ini menerangkan bahwa modus operandi pengangkutan ganja kering ini mengunakan jasa kiriman kargo dan untuk mengelabui petugas, bandar narktotika tersebut mempackagingnya dengan bambu dan drum air.
 
"Ganja kering tersebut ditaruh didalam pipa yang dimasukkan ke dalam bambu layaknya lemang, dalam enam drum ada 60-633 paket ganja lemang. Enam drum tersebut dikirim dari Aceh ke wilayah Parung, Kabupaten Bogor dengan menggunakan jasa kargo," terangnya..
 
Arman menuturkan bahwa sebelum tiba di Parung, mobil truk pengangkut kargo ganja lemang tersebut sempat berhenti di Sentul Selatan, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.
 
"Paket ganja lemang seberat 450 kg terebut truknya sempat berhenti di Sentul Selatan kemudian malam  tadi diambil kembali untuk dipindahkan ke wilayab Parung. Dan menurut rencananya di daerah ini akan dijadikan gudang penyimpanan untuk sementara sebelum didistribusikan kepada para pemesan atau pembeli," tutur Arman
 
Pria asli Sumatera Utara ini menjelaskan bahwa jajarannya bersusah payah membuka drum air yang berisi ganja lemang karena di lapisi dengan bermacam-macam bahan dan tujuannya tentu untuk mengelabui petugas jiga ada pemeriksaan dan juga menjadi relatif aman di dalam perjalanan. 
 
"Modus packaging seperti ini baru sekali ini kami temukan, saat ini kami mengamankan truk, supir, ganja dan untuk pelaku pengedar atau bandar lainnya masih dalam pengejaran," jelasnya. (Reza Zurifwan)