Bima Cek Penerapan Ganjil Genap, Ayu Ting Ting Terjaring Razia

Bima Cek Penerapan Ganjil Genap, Ayu Ting Ting Terjaring Razia
istimewa



INILAH, Bogor - Sistem ganjil genap akhir pekan di Kota Bogor, mulai diterapkan hari ini pada Sabtu (6/2/2021) pagi. Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto bersama Kapolresta Bogor Kota Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro meninjau pelaksanaan dibeberapa titik alat. Namun ada yang menarik di pintu exit tol Jagorawi, Baranangsiang, petugas memberhentikan kendaraan yang dikemudikan pedangdut cantik Ayu Ting Ting.

 

Ayu yang mengemudikan mobil mini cooper warna kuning bernomor polisi B 2409 SOJ terlihat heran dan bingung saat diberhentikan petugas. Namun setelah diberi penjelasan oleh petugas jaga bahwa mobilnya tidak masuk kategori genap yang tengah berlaku, Ayu mengikuti intruksi petugas dengan putar balik.


 

Dari informasi yang dihimpun, kepada petugas, Ayu mengaku tidak mengetahui adanya aturan ganjil genap di Kota Bogor.

 

"Saya enggak tahu Pak kalau ada ganjil genap, maaf ya, Pak," singkat Ayu, kepada petugas yang berjaga.

 

Sementara, salah satu petugas di lokasi itu, Agus mengatakan, awalnya dirinya tidak mengetahui mobil yang diberhentikannya itu dikendarai oleh Ayu Ting Ting. Mobil yang dikemudikan Ayu melaju dari arah Jakarta menuju Kota Bogor. Saat tiba di Pos Sekat Baranangsiang, mobil Ayu Ting Ting diberhentikan petugas di antara antrean kendaraan lainnya.

 

"Awalnya saya tidak tahu jika di mobil itu dikemudikan Ayu Ting Ting. Tahunya pas buka kaca mobil. Ya, dia cuma bilang, tidak tahu kalau di Kota Bogor ada penerapan ganjil genap. Setelah bilang itu, dia langsung putar arah. Begitu saja," ungkap Agus.

 

Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, secara umum sosialisasi sudah sampai ke masyarakat, beberapa diminta putar balik dan menerima penerapan ganjil genap. 

 

"Berarti tidak ada tujuan yang jelas tapi kalau ada tujuan jelas tadi ya bekerja misalnya atau pulang ke rumah dari Jakarta, ya silakan lanjut," ungkap Bima di lokasi penyekatan exit toll Baranangsiang.

 

Terpisah, Kepala Polresta Bogor Kota, Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro mengungkapkan, penindakan terhadap pelanggar ganjil genap dilakukan secara komunikatif sehingga masyarakat tidak perlu khawatir berlebih. Sebab itu, polisi tidak akan memberikan sanksi tilang kepada para pelanggar ganjil genap.

 

"Ganjil genap ini bukan untuk mengurangi volume kemacetan lalu lintas. Tapi penerapan protokol kesehatan, sehingga tidak ada sanksi tilang," tegasnya. (inilah.com)