Oded: Program Kang Pisman Lahirkan Budaya Baru

Oded: Program Kang Pisman Lahirkan Budaya Baru
istimewa



INILAH, Bandung - Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan program Kurangi, Pisahkan dan Manfaatkan (Kang Pisman) terus meluas di sejumlah wilayah. Terbaru, program tersebut hadir di Kelurahan Cihaurgeulis, Kecamatan Cibeunying Kaler. 

Di kawasan tersebut, dituturkannya warga telah mampu mengelola sampah menjadi bermanfaat. Salah satunya adalah menyulap sampah menjadi makanan bagi maggot maupun hewan lainnya. Tak hanya itu, warga turut menerapkan budaya ikan. 

"Saya apresiasi warga dengan binaan DLHK dan unsur terkait. Tolong lurah dan camat, RW yang lain juga harus diedukasi. Jadi tidak RW di sini aja, yang lain juga bisa diedukasi," kata Oded, Jumat (5/2/2021). 


Di masa kepemimpinannya, dia berniat untuk terus memperbaiki urusan sampah yang menjadi persoalan di setiap kabupaten/kota. Dengan program Kang Pisman, masyarakat diharapkan akan memiliki budaya kebersihan. 

"Pertama karena sesungguhnya indikator masyarkat yang punya budaya yaitu warga yang lingkungannya seperti di RW 10 ini. Lalu di kawasan RW 07 warga sudah 90 persen mengelola sampah organik," ucapnya. 

Ketua RW 07, Rusel mengatakan, secara bertahap pihaknya menyosialisasi dan memfasilitasi sarana prasarana untuk memudahkan warga. Seiring berjalannya waktu, warga turut memanfaatkan wadah yang ada seperti ember. 

"Sampah organiknya, ditempatkan di wadah seadanya. Sampai akhirnya dapat bagian tempat khususnya dari DLHK. Untuk organik telah ada 77 KK yang mengelolanya. Mereka kini mampu memilah sampah," kata Rusel. 

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung Kamalia Purbani mengapresiasi warga yang telah komitmen untuk mengelola sampah. Hal ini sebagai bukti kesadaran dan perhatian kepada lingkungan. 

"Warga Cihauegeulis komitmennya kuat. Ini sebagai bukti kesadaran dan perhatian untuk lingkungan," kata Kamalia. (Yogo Triastopo)