Ade Yasin: Pelantikan Kades Cibadak Tak Bisa Dihentikan

Ade Yasin: Pelantikan Kades Cibadak Tak Bisa Dihentikan



INILAH, Tanjungsari - Bupati Bogor Ade Yasin mengaku tidak bisa menghentikan pelantikan Kepala Desa Cibadak, Jajang Rustala, walaupun ada gugatan dari Yasin Hasin Bahayangkara dan Partners selaku kuasa hukum warga Desa Cibadak.

“Pelantikan kepala desa ini tidak bisa dihentikan karena adanya gugatan, pelantikan ini sudah memenuhi syarat, aturan dan undang-undang,” ujar Ade Yasin kepada wartawan, Jumat (5/2).

Sebelumnya, Akhmad Khozinudin selaku pengacara di Yasin Hasan Bhayangkara dan Partners menggugat dan mensomasi terbuka Bupati Bogor Ade Yasin selaku tergugat II.


Untuk tergugat I, para penggugat menggugat Jajang Rustala selaku kepala desa terpilih Desa Cibadak karena diduga menodai agama karena dalam kampanyenya pada akhir Desember lalu ia yang saat itu sebagai Calon Kepala Desa Cibadak itu mengedarkan mushaf Alquran yang di dalamnya terpampang stiker bergambar Jajang Rustala dan istrinya Novianti Putri

Selain pasal 156 A Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), kedua tergugat juga terancam pasal lain karena diduga melakukan perbuatan melawan hukum.

"Setelah mendaptarkan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Kelas I A Cibinong, hari ini juga kami mensomasi Bupati Bogor Ade Yasin dan Jajang Rustala selaku tergugat II dan tergugat I," kata Akhmad kepada wartawan, Kamis, (4/2).

Ia menerangkan selain pidana, pihaknya yang merupakan kuasa hukum warga Desa Cibadak juga menggugat secara perdata dan menuntut kerugian imateril kepada para tergugat sebesar Rp1 triliun.

"Tuntutan perdata dengan meminta kerugian imateril sebesar Rp 1 triliun itu aka  ditanggung renteng oleh para tergugat apabila tuntutan kami disetujui oleh majelis hakim PN Kelas I A Cibinong," terangnya.

Akhmad menuturkan karena besok akan ada pelantikan 88 kepala desa yang memenangi ajang pemilihan kepala desa (Pilkades) maka pihaknya pun meminta pelantikan Jajang Rustala selaku Kepala Desa Cibadak ditunda sambil menunggu  kepastian hukumnya.

"Ada kontra dari masyarakat akibat perilaku Jajang Rustala hingga mereka diwakili kami meminta Bogor Ade Yasin melakukan penundaan pelantikan Jajang Rustala selaku kepala desa Cibadak. Kami juga sudah memohon keluarnya fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) terhadap dimanfaatkannya Al Quran untuk kepentingan kampanye," tutur Akhmad.

Yasin Hasan selaku Direktur Yani Hasan Bhayangkara dan Partner menjelaskan bahwa gugatan dan somasi yang dilakukan oleh dirinya maupun tim membantah bahwa gugatan ini berkaitan dengan ajang Pilkades lalu.

"Klien kami bukan calon Kepala Desa Cibadak yang kalah tetapi benar-benar murni permintaan warga Desa Cibadak yang marah dan bergejolak karena Kepala Desa Cibadak terpilih itu dianggap menodai agama dan ada sikap arogan dari Kepala Desa Cibadak yang terpilih," jelas Yasin. (Reza Zurifwan)Kades Tanjungsari dan Bupati Ade Yasin  (reza zurifwan)