Ade Yasin Sebut Proyek Penataan Alun-alun Tidak Bisa Dicoret dari PEN

Ade Yasin Sebut Proyek Penataan Alun-alun Tidak Bisa Dicoret dari PEN
Foto: Reza Zurifwan



INILAH, Bogor - Bupati Bogor Ade Yasin mengaku tidak bisa mencoret atau menggeser alokasi dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) sebesar Rp10,7 miliar yang diperuntukan membiayai proyek Penataan Alun-alun Cirimekar Cibinong.

"Kalau alokasi pembiayaan proyek penataan alun-alun itu sudah ada judul dari sananya (Pemprov Jawa Barat) sehingga kuta tidak bisa alihkan atau coret. Paling kalau untuk keperluan di bidang kesehatan, pemulihan ekonomi dan lainnya yang mendesak dan tidak dianggarkan sebelumnya  kita anggarkan dari APBD yang telah di-refocusing," ucap Ade kepada wartawan, Kamis (4/2/2021).

Dia mengatakan, sebelumnya Kabupaten Bogor mendapatkan dana PEN sebesar Rp64, 4 miliar dari pusat maupun Pemprov Jawa Barat. Alokasinya, untuk penataan Alun-alun Cirimekar Cibinong Rp10,7 miliar, pembangunan ruas Jalan Cisangku-Cigudeg-Cisangku sebesar Rp28,7 miliar, dan revitalisasi Pasar Cisarua sebesar Rp25 miliar.


Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Asep Wahyuwijaya menyetujui jika dana PEN yang diperuntukan untuk pembangunan ruas Jalan Cisangku-Cigudeg-Cisangku dan revitalisasi Pasar Cisarua. Namun, dia tidak menyetujui jika diperuntukan ke Penataan Alun-alun Cirimekar Cibinong.

"Saya lebih memilih dana PEN untuk penataan Alun-alun Cirimekar Cibinong itu dicoret dan digantikan untuk merevitalisasi pasar, pengadaan alat medis penanganan wabah Covid-19, membangun irigasi pengairan ataupun membangun insfrastruktur jalan maupun jembatan yang rusak akibat bencana alam," kata Asep. (Reza Zurifwan)