Revitalisasi Blok A Pasar Cisarua Didanai PEN, Ini Pesan Komisi III DPRD Kab Bogor

Revitalisasi Blok A Pasar Cisarua Didanai PEN, Ini Pesan Komisi III DPRD Kab Bogor
Foto: Reza Zurifwan



INILAH, Bogor - Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara meminta Dinas Perdagangan dan Perindustrian segera memproses lelang proyek revitalisasi Blol A Pasar Cisarua.

Hal itu karena pembiayaan proyek revitalisasi Blok A Pasar Cisarua sebesar Rp25 miliar tersebut berasal dari dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) hingga harus dimaksimalkan dan tidak dikembalikan ke Pemprov Jawa Barat ataupun pemerintah pusat karena gagal pelelangan.

"Kalau  nilai proyek revitalisasi atau pembangunannya sebesar Rp25 miliar maka masa pekerjaannya sekitar 120 hari hingga agar tidak mepet waktu, gagal pelelangan maupun gagal pembangunan maka kami meminta Dinas Perdagangan dan Perindustrian untuk segera melelangnya," pinta Sastra kepada wartawan, Rabu (3/2/2021).


Politisi muda Partai Gerindra ini menambahkan berdasarkan fakta di lapangan di proyek-proyek pembangunan insfrastruktur, kepada Bagian Pengadaan Barang Jasa Setda Kabupaten Bogor para wakil rakyat menghimbau agar pemenang lelangnya merupakan penyedia jasa asal Bogor.

"Hasil inspeksi mendadak kami ke proyek pembangunan insfrastruktur yang bermasalah dan meluncur ke awal Tahun 2021 ternyata penyedia jasanya asal luar Bogor lalu dengan alasan terkendala loading barang dari daerah asalnya mereka menuturkan itulah yang menjadi penyebab keterlambatan pekerjaan hingga Komisi III menghimbau kepada Bagian Pengadaan Barang Jasa Setda Kabupaten Bogor agar lebih memilih penyedia jasa asal Bogor sebagai pemenang proyek pembangunan insfrastruktur yang terbilang strategis," tambahnya.

Sedangkan, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor Nuradi menuturkan jajarannya sedang berupaya untuk segera melelang proyek revitalisasi Blok A Cisarua.

"Semoga dana PEN untuk Kabupaten Bogor tidak ada pergeseran hingga kami bisa segera melelang proyek revitalisasi Blok A Cisarua, untuk Detail Engineering Designnya (DED) Alhamdulillah juga udah selesai sejak lama," tutur Nuradi.

Sementara itu, Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan menjelaskan dana PEN tidak mengalami pergeseran, hingga bisa dipastikan semua proyek pembangunan insfrastruktur yang dibiayai dana PEN bakal segera dikerjakan.

"Yang terganggu itu bantuan keuangan Pemprov Jawa Barat dan pemerintah pusat, kalau dana PEN itu tidak ada pengurangan hingga proyek pembangunan infrastruktur yang dibiayai dana PEN insyaallah bakal segera dikerjakan," pungkas Iwan. (Reza Zurifwan)