Lapas dan Bapas Bogor Siap Terapkan Wilayah Bebas Korupsi

Lapas dan Bapas Bogor Siap Terapkan Wilayah Bebas Korupsi
Foto: Rizki Mauludi



INILAH, Bogor - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Paledang Bogor dan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Bogor melaksanakan deklarasi janji kinerja pada 2021 dan penandatanganan komitmen bersama pencanangan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) serta wilayah birokasi bersih dan melayani (WBBM). 

Kegiatan penandatanganan diikuti seluruh petugas Lapas Bogor yang disaksikan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bogor yang diwakili Kepala Seksi Pidana Umum Riyanto Setiadi di Aula Graha Saharjo, Rabu (3/2/2021).

Kepala Lapas Kelas IIA Bogor Yohanes Waskito mengatakan, pada 2021 ini Lapas Bogor dan Bapas Bogor akan lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan memberikan yang terbaik dan tidak dipungut biaya, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Lapas Bogor dan Bapas Bogor.


"Dengan adanya janji kenerja Kementerian Hukum dan HAM yang mencakup enam poin, hal tersebut menjadi pondasi dasar dalam bekerja secara profesional dan komitmen bersama jajaran petugas Lapas Bogor dalam melaksanakan target-target yang telah disepakati," ungkap Waskito kepada wartawan.

Waskito melanjutkan, dalam hal pencananganan zona integritas dan penandatanganan pakta integritas merupakan bagian dari ikhtiar dalam mewujudkan Lapas Bogor terus berintegritas dan bersih dari korupsi serta penyalahgunaan wewenang dari segala aturan dan peraturan yang berlaku.

"Untuk itu, dibutuhkan dukungan dan peran serta masyarakat untuk dapat membantu dan mengawasi dalam pemberian layanan yang diberikan Lapas Bogor sehingga dapat optimal dan professional. Hal itu sehingga pada 2021 Lapas Bogor dan Bapas Bogor bisa mendapatkan predikat WBK dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi," tambahnya.

Dia menjelaskan, adapun enam poin janji kinerja Kementerian Hukum dan HAM 2021 yakni pertama melaksanakan perjanjian target kinerja, Kedua memberikan pelayanan masyarakat dengan sepenuh hati, menjadi abdi masyarakat yang jujur, amanah, dan terpercaya.

"Ketiga mengembangkan diri menjadi ASN Kemenkumham yang tangguh, terampil, dinamis, dan adaptif melalui implementasi Corporate University. Keempat mengembangkan sinergi dan kolaborasi serta menjadi perekat pemersatu bangsa dalam bingkai Empat Pilar Kebangsaan. Kelima mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan transformasi digital dalam bekerja untuk mewujudkan Good Governance. Lalu yang keenam mewujudkan zona integritas menuju satuan kerja WBK dan WBBM," jelasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Bapas Kelas II Bogor Teolina Saragih menambahkan Bapas Bogor sebagai mitra kerja Lapas Bogor tentunya saling sinergi. 

"Dalam hal ini, Bapas nanti melakukan pembimbingan terhadap warga binaan yang sudah ada di luar Lapas. Kami juga meneliti kemasyarakatan menjelang warga binaan bebas," terangnya. (Rizki Mauludi)